Out of the Box, Ketika Aplikasi HaloDoc Dimanfaatkan untuk Tanya Tugas

Suara.com Dipublikasikan 22.00, 13/11/2019 • Dythia Novianty
Aplikasi Halodoc. [Halodoc]
Aplikasi Halodoc. [Halodoc]

Suara.com - HaloDoc merupakan aplikasi kesehatan, di mana pengguna bisa melakukan konsultasi dengan dokter, menemukan dokter, hingga informasi rumah sakit. Baru-baru ini, aplikasi tersebut dimanfaatkan seorang pengguna untuk tujuan tak terduga, yaitu menanyakan tugas kuliah.

Diunggah melalui akun base Twitter @collegemenfess pada 11 November, pengirim membagikan tangkapan layar berupa isi chat dalam aplikasi HaloDoc. Diketahui seorang pengguna bernama Devina bertanya kepada seorang psikolog.

Bukannya berkonsultasi, ia justru berterus terang dalam chat tersebut kepada psikolog yang bersangkutan bahwa ia ingin menanyakan tugas. Untungnya, psikolog tersebut bersedia membantu dan menjawab pertanyaannya.

"Halo dokter, sebenarnya ini bukan masalah psikologi yang menyangkut tentang kesehatan saya ataupun seseorang. Saya ingin bertanya mengenai tugas saya, karena saya sudah keliling perpustakaan dan tidak menemukan materinya. Apakah dokter berkenan untuk membantu saya?" tulis Devina.

"Iya silahkan," jawab dokter tersebut.

Tangkapan layar chat warganet menggunakan Halodoc. [Twitter]

Selanjutnya, ia pun menanyakan mengenai apakah pengkajian konformitas dan ketaatan sama dengan kepatuhan. Dokter tersebut pun menjawab dan percakapan keduanya berakhir dengan diskusi mengenai tugas tersebut.

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 3 ribu kali ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang tidak kepikiran untuk menggunakan aplikasi HaloDoc sebagai media bertanya tugas.

"Gue nggak kepikiran cari jawaban tugas bisa di sini," tulis akun @htsuumm.

"Anak teknik can't relate," komentar @GRayleigh_.

"Kenapa dari dulu nggak kepikiran," tambah @cakeymakeup.

"Seandainya ada haloinsinyur," ungkap @Ptrdyh.

"Orang Indonesia semua bisa diakalin wkwk," cuit @Farhan__666.

Artikel Asli