Orang Masih Berkerumun, Alasannya Mulai Cari Uang Hingga Bosan

Jawapos Diupdate 14.14, 05/04 • Dipublikasikan 14.14, 05/04 • Kuswandi
Orang Masih Berkerumun, Alasannya Mulai Cari Uang Hingga Bosan

JawaPos.com – Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19.

Kebijakan itu sendiri dimaksudkan untuk mendisiplinkan masyarakat agar tidak ada kontak fisik yang menjadi salah satu penyebab penularan virus tersebut. Namun hingga saat ini, masyarakat sepertinya tidak mengindahkan hal itu dan tetap berkerumun.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com di berbagai lokasi, salah satunya di Pasar Saraswati Ciledug, masih ada beberapa orang yang berkerumun. Alasannya adalah untuk membeli bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya ke sini cuma mau beli bahan makanan, saya juga tau kalo ada kebijakan itu, makanya saya pake masker juga kan, ya namanya belanja kan pasti ada orang, mau nggak mau ya kita belanja juga dong, apalagi kalo harganya murah,” tutur Hanum (35) kepada JawaPos.com, Minggu (5/4).

Di tempat terpisah, kerumunan juga terjadi di kawasan Puri Beta. Kali ini keramaian itu berasal dari para pengemudi ojek online (ojol). Salah satu pengemudi bernama Asep menjelaskan, kenapa dirinya malah berkerumun itu di sebabkan oleh kebiasaannya.

“Ya sudah biasa seperti ini (ngumpul bareng ojol yang lain), biar nggak bosen juga. Kita kan cari duit juga buat makan, kalo sendirian gitu nggak enak, nggak ada temen ngobrolnya,” jelasnya.

Kemudian, di satu lokasi pemukiman masyarakat, yakni di Kreo pun masih terlihat adanya keramaian. Salah satu warga, Budi (27) mengungkapkan bahwa alasannya berkumpul dengan tetangganya yang lain adalah karena bosan hanya di dalam rumah saja.

“Bosen cuma di dalem rumah aja, biasanya aktivitas kerja gitu, sekarang malah di rumah kan bosen ya. Makanya nongkrong bareng yang lain,” terang dia.

Artikel Asli