Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Varian Omicron Membesar: Ketahui Gejala dan Cara Cek Apakah Terinfeksi

Ilustrasi virus Corona (Covid-19) varian MU. Shutterstock
Kemunculan varian baru Omicron transmisi lokal dimulai pada akhir tahun 2021.

TEMPO.CO, Jakarta -Kasus Covid-19 varian Omicron bertambah terus. Penyumbang angka terbesar adalah Provinsi DKI Jakarta. Pada Selasa kemarin, berdasarkan hasil tes PCR, kasus Covid-19 di DKI bertambah 2.190 orang.
“Kasus varian Omicron pun meningkat. Hari ini tercatat 1.697 pasien terinfeksi Omicron,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis kemarin di Tempo.co.

Kemunculan varian baru Omicron transmisi lokal dimulai pada akhir tahun 2021. Melansir dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, juru bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan RI mengumumkan adanya satu kasus pertama Covid-19 varian Omicron transmisi lokal di Jakarta.
Pasien pertama tersebut adalah seorang pria berdomisili Medan yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir.
Omicron mulai ditemukan di Afrika Selatan pada 24 November 2021, dan Sejak 26 November 2021, WHO menetapkan varian baru Covid-19 tersebut merupakan jenis varian baru yang wajib diwaspadai penyebarannya.
Tidak sama seperti halnya varian Covid-19 lainnya, Omicron memiliki beberapa gejala yang berbeda yang mungkin tidak terdapat pada varian corona sebelumnya.

Freiberger, seorang dokter di Saint Luke Critikal Care mengatakan, pada kasus Covid-19 varian lainnya, pasien akan mengalami demam tinggi, batuk, dan nyeri pada bagian tubuh yang hebat.
“Omicron berbeda dengan varian Delta yang ditandai dengan demam tinggi, batuk, hingga nyeri pada tubuh,” ujarnya.

Sedangkan melansir dari Deseret, gejala Omicron yang paling umum untuk dikenali yaitu meliputi pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan pasien akan cenderung merasa kelelahan.

Lalu, bagaimana Anda bisa mengetahui telah terinfeksi varian Omicron?
Menurut UK Parliament, satu-satunya cara untuk mengetahui secara pasti varian apa yang menginfeksi Anda adalah dengan melakukan tes PCR.
Meskipun Tes PCR tidak sepenuhnya akurat, bagian lain dari genom omicron masih bisa terdeteksi dengan tes PCR, sehingga laboratorium masih bisa mengidentifikasi kasus positif.
Selanjutnya : Selain itu, varian Omicron akan lebih cepat menular…
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdateuntuk bergabung. Anda perlu meng-installaplikasi Telegram terlebih dahulu.

Artikel Asli