Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Kompas.com Dipublikasikan 12.36, 12/12/2019 • Kontributor Padang, Perdana Putra
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi

PADANG, KOMPAS.com - Oknum guru SMP negeri di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, LM (32) yang saat ini ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap siswinya hanyalah seorang guru honorer.

"Yang bersangkutan hanyalah guru honorer. Kalau dia guru PNS, kita ambil tindakan. Saat ini, kita menunggu perkembangan kasusnya di kepolisian," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri yang dihubungi Kompas.com, Kamis (12/12/2019).

Kendati hanya guru honorer, namun Suhendri mengaku kejadian itu telah mencoreng dunia pendidikan di Pesisir Selatan.

"Kita akan minta sekolah memperketat pengawasan. Kalau muridnya yang bertanding perempuan maka guru yang mendampingi perempuan pula. Jangan sampai terulang kembali kejadian memalukan itu," kata Suhendri.

Baca juga: Siswi SMP yang Dicabuli Guru Pendamping Olimpiade Sains Trauma dan Tak Masuk Sekolah

Suhendri mengatakan pihaknya menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan menghormati keputusan nantinya.

"Sekarang oknum guru itu sudah ditahan. Kita tunggu saja hasil proses hukumnya," kata Suhendri.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap LM (32), oknum guru SMP negeri di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang diduga mencabuli siswanya.

Aksi bejat LM terkuak setelah korbannya yang dibawa menginap di sebuah hotel mengadu ke kakaknya.

Baca juga: Jadi Pendamping Olimpiade Sains, Oknum Guru Cabuli Siswanya di Hotel

Olimpiade sains

Pencabulan ini berawal saat korban mengikuti Olimpiade Sains yang diadakan Dinas Pendidikan Pesisir Selatan pada Sabtu (7/12/2019) di Painan.

Karena lokasi sekolah yang berada di Kecamatan Sutera dan cukup jauh dari Painan, WD harus berangkat pada Jumat (6/12/2019).

Saat itu korban berangkat bersama LM dari Sutera ke Painan. Sebelum tiba di Painan, korban diajak singgah di objek wisata Pantai Sri Dano, Kecamatan Batang Kapas.

Selain dibawa jalan-jalan ke pantai, korban juga dibelikan jam tangan oleh tersangka di pasar.

Kemudian, tersangka mengajak korban menginap di hotel.

Saat di hotel sekitar pukul 21.00 WIB, tersangka mendatangi kamar korban dan kemudian melakukan tindakan pencabulan dengan memeluk dan mencium korban.

Korban menjerit dan kemudian lari dari hotel. Selanjutnya korban menelpon kakaknya.

Baca juga: Cabuli Siswi SMP, Pria Ini Salah Kirim Video Pencabulan ke Orangtua Korban

Penulis: Kontributor Padang, Perdana PutraEditor: Aprillia Ika

Artikel Asli