Oknum Abdi Dalem yang Lecehkan Mahasiswi Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com Dipublikasikan 13.48, 14/11/2019 • Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Shutterstock
Ilustrasi Pelecehan Seksual

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Oknum Abdi Dalem Keraton yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi resmi dilaporkan ke polisi. Pelaporan ini dilakukan oleh korban, MDA (19).

Kapolsek Gondomanan, Kompol Purwanto membenarkan bahwa korban MDA sudah datang untuk melaporkan apa yang dialaminya saat di Alun-alun Utara.

"Iya, sudah ada laporan. Kemarin Selasa sekitar pukul 12 siang," ujar Kapolsek Gondomanan, Kompol Purwanto, Kamis (14/11/2019)

Oknum Abdi Dalem yang diduga menjadi pelaku diketahui berinisial SW (68) warga Sentolo, Kabupaten Kulonprogo.

Baca juga: Pria Berpakaian Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Paksa Mahasiswi Raba Kemaluannya

 

Setelah adanya laporan, polisi langsung melakukan tindak lanjut dengan meminta keterangan saksi-saksi.

Saksi yang dimintai keterangan merupakan teman-teman korban. Mereka berada di lokasi saat peristiwa tersebut terjadi.

"Saksinya dua, sudah kita mintai keterangan," ucapnya

Selain itu, polisi juga sudah memeriksa pria yang diduga sebagai pelaku. Saat diperiksa, SW mengatakan hanya mengandeng tangan dan bermaksud mengajak menonton wayang. Kebetulan, malam itu ada pertunjukan wayang di Pagelaran Keraton.

"Tidak mengakui ya tidak masalah, kan ada keterangan dari saksi-saksi," tegasnya.

Terkait dengan mengajak bicara dengan menjurus ke porno, SW mengakuinya. Hanya saja pembicaraan tersebut dilontarkan sebagai candaan.

Oknum Abdi Dalem berinsial SW ini diancam dengan Pasal 281 KUHP tentang pelanggaran keasusilaan dan kesopanan. Ancaman hukumanya 2 tahun 8 bulan.

"Pertanggungjawabannya kan personal, hanya kebetulan dia pekerjaannya abdi dalem," tegasnya.

Baca juga: 4 Pejudi dan 1 Pelaku Pelecehan Seksual Dihukum Cambuk

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang pria mengenakan pakaian Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, berinisial SW (68) Minggu (10/11/2019) malam diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi. Peristiwa ini terjadi ketika mahasiswi ini sedang berkunjung di Alun-alun Utara.

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaEditor: Farid Assifa

Artikel Asli