Ojol Tolak Nadiem Makarim Jadi Menteri Kabinet Kerja II, akan Lakukan Aksi Jika Nadiem Menerimanya

Tribunnews.com Dipublikasikan 13.41, 21/10/2019 • Amy Happy Setyawan
Nadiem Makarim mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bergabung dalam Kabinet Kerja jilid ll.

TRIBUNNEWS.COM – CEO dan Founder Go-Jek, Nadiem Makarim, akui terima tawaran jadi Menteri Kebinet Jokowi Jilid II.

Namun, rencana Jokowi menjadikan Nadiem sebagai menteri ditolak oleh para driver ojol yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda).

Dikutip dari Kompas.com, ketua Presidium Nasional Garda, Igun Wicaksono mengatakan jika Nadiem Makarim dijadikan menteri, akan ada pergerakan ojol seluruh Indonesia sebagai penolakan.

“Ojol tidak setuju apabila Nadiem jadi salah satu menterinya Jokowi, akan ada pergerakan seluruh Indonesia, sebagai penolakan,” ujar Ketua Presidium Nasional Garda, Igun Wicaksono, Senin (21/10/2019).

Nadiem Makarim dan Mahfud MD setelah dipanggil Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019). (kompas.com/ihsanuddin)

Igun mengatakan ada dua alasan mengapa para driver menolak Nadiem untuk menjadi menteri.

Pertama, meskipun Nadiem makrim sudah melepas jabatan di Gojek, ia masih tercatat sebagai pemilik bisnis yang artinya, Nadiem menikmati hasil dari Gojek.

"Karena Nadiem sebagai pendiri Gojek, pemiliki bisnis Gojek walaupun secara struktural melepas jabatan-jabatannya di struktur manajemen Gojek, namun dia pemilik bisnis," ujarnya.

Kedua adalah meskipun Nadiem Makarim sukses mengembangkan Gojek, tetapi Nadiem dinilai gagal untuk menyejahterakan para mitra pengemudinya.

“Nadiem Makarim boleh besar dengan berderet gelar akademik dan valuasi Gojeknya yang triliunan rupiah, namun dibalik itu, jutaan para mitra ojek onlinenya berdarah-darah di lapangan dan jauh dari sejahtera dari segi pendapatan, intinya ojol mitranya belum happy,” kata Igun dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com.

Seperti diketahui, Nadiem Makarim menghadiri pengumuman Kabinet jokowi Jilid II di Istana Negara pada Senin (21/10/2019).

Artikel Asli