Nyalip Kiri, Mitsubishi Xpander Kecelakaan dengan Dua Truk, Begini Tips Berkendara Aman di Sekitar Kendaraan Berat

Gridoto Dipublikasikan 05.16, 23/09/2019 • Latifa Alfira Ulya
Mitsubishi Xpander ringsek parah setelah menabrak truk gandeng dan diseruduk truk tronton di Gresik, Minggu (22/9/2019)

GridOto.com - Kecelakaan lalu lintas antara mobil Mitsubishi Xpander dengan dua truk terjadi di Gresik, Minggu (22/9/2019).

Melansir dari Surya.co.id, peristiwa itu tepatnya terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Kecelakaan bermula saat Mitsubishi Xpander bernopol S 1855 HZ yang dikemudikan Mochammad Lutfi Tri Yanuari (26), warga Bojonegoro melaju dari barat ke timur.

Mobil berpenumpang lima orang itu kemudian menyalip dari kiri truk tronton bernopol L 9309 UL yang dikemudikan Slamet (56) warga Sidoarjo.

Seusai menyalip, tiba-tiba mobil oleng ke kanan hingga melebihi media jalan dan menabrak truk gandeng yang melaju dari timur ke barat.

Akibat menabrak truk gandeng bernopol N 9418 UT yang dikemudikan Hasbolah (50) warga Malang, mobil Mitsubishi Xpander ringsek parah bodi depan dan bodi sebelah kanan.

Tidak sampai di situ saja, setelah menabrak truk gandeng, Mitsubishi Xpander itu diseruduk truk tronton yang tadi didahuluinya.

"Kendaraan saya disalip dari sebelah kiri oleh mobil itu. Kemudian mobil itu menabrak truk gandeng, dan akhirnya membentur bodi truk sebelah kanan," kata Slamet, saat menunggu truknya dievakuasi, Minggu (22/9/2019).

Beruntung sopir dan lima penumpang Mitsubishi Xpander selamat dalam kecelakaan namun mengalami luka ringan dan berat.

Para penumpang Mitsubishi Xpander yang sudah dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik yakni Eddy Sukanto Hasan (59) warga Jalan Satriya Villa Bunda Asri, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatra Selatan.

Selain itu Tuti Mulyadi (15) dan Muhammad Reza Decoirianti (24), keduanya merupakan warga Jalan Srikandi, Kelurahan Muntang Tapus, Kecataman Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Selanjutnya Asna (49) dan Dwi Aprilia (23) keduanya merupakan warga Jalan Perum Alfalah, Kabupaten Tuban.

Kanitlantas Polres Gresik, Ipda Yosi Eka Prasetya mengatakan bahwa kecelakaan itu dipicu pengemudi mobil yang tidak bisa mengendalikan setir dengan wajar.

"Pengemudi diduga kurang hati-hati saat mendahului truk tronton, sehingga melewati media jalan utuh tunggal, akhirnya menabrak truk gandeng yang melaju dari arah berlawanan," ujarnya.

"Semua penumpang sampai saat ini selamat dan masih dirawat di rumah sakit," sambungnya.

Nah, kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat seperti truk atau bus memang kerap terjadi.

Berikut tips berkendara aman di sekitar kendaraan berat yang perlu kamu perhatikan.

Pertama, kurangi kecepatan kendaraan saat berkendara di sekitar truk.

Dengan mengurangi kecepatan, kamu bisa bereaksi kalau truk mendadak melaju kencang dari arah berlawanan.

Selanjutnya jika pada malam hari terlihat dari spion ada truk melaju kencang, usahakan tetap tenang.

Jangan mengerem mendadak apalagi melakukan manuver yang tidak perlu.

Tetaplah menambah kecepatan dengan tenang sembari mencari tempat untuk agak menepi yang cukup luas.

Setelah itu kamu bisa mempersilakan truk yang melaju kencang untuk mendahului.

Kemudian jika berada di samping truk, jangan memaksakan untuk menyalip jika tidak memiliki ruang yang cukup, apalagi menyalip dari sisi kiri.

Jika dipaksakan, risiko terbesarnya adalah kecelakaan.

Untuk itu, sebaiknya memperhatikan blind spot dan jarak aman terlebih dahulu sebelum menyalip truk.

Oh ya, jangan lupa senantiasa waspada dan hati-hati saat berkendara ya sob.

Artikel Asli