Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Anak Terlalu Sering Lihat Konten Spirit Doll, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Ilustrasi spirit doll
Ilustrasi spirit doll Foto oleh İsra Nilgün Yılmaz dari Pexels

Liputan6.com, Jakarta Konten seputar spirit doll banyak beredar di media sosial maupun group WhatsApp. Konten-konten yang beredar banyak yang memperlakukan boneka bak makhluk hidup. Mulai dari memberi makan dan minum, bahkan ada yang entah benar atau tidak sampai memiliki baby sitter.

Jika anak terpapar atau mencari tahu lebih banyak tentang spirit doll hal ini bisa membuat dia mempercayai keyakinan yang salah dan bertentangan dengan kenyataan seperti diungkapkan psikolog Kasandra Putranto.

"Karena otaknya yang belum berkembang penuh, anak-anak cenderung untuk mempercayai apapun yang dilihat baik secara online ataupun langsung," ujar Kasandra mengutip Antara, Minggu (9/1/2022).

Meski begitu, anak yang menonton konten seputar spirit doll tak otomatis mengembangkan delusi yang merupakan bagian gangguan psikotik. Delusi adalah suatu kondisi seseorang mempercayai hal tidak nyata dan tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Untuk terjadinya gangguan psikotik itu melibatkan banyak faktor seperti genetik, pola asuh, tekanan atau trauma seperti disampaikan Kasandra.

Guna mencegah hal yang merugikan anak, Kasandra menyarankan agar orangtua mengawasi aktivitas mereka. Termasuk saat anak menonton konten terkait spirit doll.

 

Tren Spirit Doll di RI

Spirit doll atau boneka arwah tengah menjadi perbincangan di Indonesia setelah artis dan pengguna beberapa pengguna Tiktok memamerkannya di sosial media.

Beberapa spirit doll disebut-sebut udah diisi arwah yang katanya bisa mengetahui suasana hati pemiliknya.

Beberapa pesohor yang kerap memperlihatkan spirit dol diantaranya Celine Evangelista, Roy Kiyoshi, Lucinta Luna, Nora Alexandra hingga Ivan Gunawan.

Video

Artikel Asli