Ngaku Presiden Tapi Belum Dilantik, Pria Asal Lamongan Diamankan di Depan Gedung DPR

Merdeka.com Dipublikasikan 10.32, 20/10/2019
Pria asal Lamongan diamankan di depan Gedung DPR. ©2019 Merdeka.com/Ronald Chaniago
“Yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya sudah terpilih menjadi presiden sejak bulan Agustus 2018 dan sampai saat ini belum ada pelantikan,” beber Argo.

Edi Sutrisno (59) diamankan petugas Polri di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Pasalnya, pria asal Lamongan, Jawa Timur ini membuat kegaduhan dengan mengaku sebagai presiden terpilih.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pria tersebut diamankan sekitar pukul 10.15 WIB, di depan Gedung DPR/MPR RI. Di mana mengaku sebagai presiden terpilih.

"Jadi pria ini datangnya dari arah jembatan Pulau dua menuju pintu utama DPR/MPR dengan menggunakan tas ransel warna cokelat," katanya kepada merdeka.com, Minggu (20/10).

Melihat kedatangan pria itu, anggota dari Polri dan TNI langsung menghentikan langkahnya. Saat itu, kata Argo, anggota langsung menanyakan kedatangannya dan memeriksa isi tas nya.

"Kedatangan pelaku dapat dicegah dan diamankan oleh petugas Polantas yang melaksanakan pengamanan di Depan Gedung DPR/MPR, adapun yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya adalah presiden dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan pengawalan dalam acara Pelantikan di Gedung DPR/MPR. Lalu yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya sudah terpilih menjadi presiden sejak bulan Agustus 2018 dan sampai saat ini belum ada pelantikan," beber Argo.

Atas hal ini, petugas membawa yang bersangkutan ke Polda Metro Jaya guna keterangan lebih lanjut.

"Pelaku selanjutnya diserahterimakan kepada Pers Intelkam Polda Metro Jaya untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," pungkasnya.

Artikel Asli