Netizen Samakan Aksi Yasonna Laoly Mirip Ria Ricis

CNN Indonesia Dipublikasikan 13.44, 22/10/2019
Yasonna Laoly (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Netizen menyamakan aksi pamit dan kembali Yasonna Laoly ke kabinet Jokowi yang dianggap mirip aksi Youtuber Ria Ricis. Yasonna hari ini menghadap ke Istana dan mengaku kembali diminta untuk membantu Presiden Joko Widodo.

Yasonna juga menegaskan akan mundur dari anggota DPR RI periode 2019-2024. Padahal sebelumnya, Yasonna sudah mengajukan surat pengunduran diri dari kabinet lantaran terpilih sebagai anggota dewan DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I.

Menanggapi aksi pengunduran diri Yasonna ini warganet bereaksi dengan mengutarakan cibiran dan lelucon. Cuitan soal saya kembali pun menjadi cuitan populer di dunia maya.

Pak Yasonna : Saya pamit
Pak Yasonna : Saya kembali https://t.co/AXgMhU0Fo9

— Yogi Surya Ramadhan (@ysramadhan) October 22, 2019

the real definition of "saya pamit" & "saya kembali" pic.twitter.com/wcgyZe885t

— aku siapa ya? (@gabutbanget) October 22, 2019

yasona: saya pamit
yasona: saya kembali

— snydez (@snydez) October 22, 2019

Netizen lain menyindir status Yasonna yang baru beberapa hari di DPR.

segalaa ada yg "SAYA KEMBALI" pula.
baru brp hari jadi dpr bre.

— black sambbath! (@triyoga2510) October 22, 2019

Beberapa dari mereka menganggap aksi Yasonna serupa dengan aksi Youtuber Ria Ricis. Sebelumnya, Ria sempat menghebohkan dunia maya lantaran membuat video untuk pamit dari dunia maya. Video pamit ini lantas menggegerkan dunia maya. Tak lama, Ria membuat video baru yang menyatakan ia batal untuk berhenti ber-Youtube.

segalaa ada yg "SAYA KEMBALI" pula.
baru brp hari jadi dpr bre.

— black sambbath! (@triyoga2510) October 22, 2019

emg paling pinter warga twitter 😂 Yasonna Laoly = Ria Ricis alias "saya pamit, saya kembali" wkwk

— grumpycat😾 (@grumpyx99) October 22, 2019

Dalam keterangan kepada wartawan setelah bertemu Presiden, Yasonna menyebut diminta untuk melakukan deregulasi untuk mempercepat investasi, memudahkan perizinan termasuk soal peraturan daerah agar bisa mendorong pertumbuhan.

Jokowi juga menekankan soal pelayanan imigrasi dan keluhan orang asing yang masuk ke Indonesia. Ia juga dipesankan soal kelebihan kapasitas di lembaga permasyarakat (lapas) dan koordinasi dengan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Artikel Asli