Nenek 105 Tahun di Surabaya Berhasil Sembuh Corona, Ini Rahasianya

Haibunda Dipublikasikan 03.30, 04/06 • Annisa Karnesyia

Perjuangan nenek Kamtin sembuh dari virus Corona atau COVID-19 menginspirasi banyak orang. Apalagi diketahui nenek Kamtin kini berusia 105 tahun, Bunda.

Wanita asal Surabaya itu menjalani 30 hari masa perawatan di RS Pelindo Husada Citra (PHC) Surabaya setelah dinyatakan positif COVID-19. Nenek Kamtin dikenal sebagai pasien yang menjaga pola hidup sehatnya dengan baik di rumah sakit.

Kisah inspiratif ini diceritakan oleh Dokter Tjipto Wibowo, salah satu dokter spesialis paru di RS PHC yang menangani nenek Kamtin selama dirawat. Menurut Tjipto, nenek Kamtin berbeda dari kebanyakan pasien yang ditanganinya.

"Di usianya yang sudah lebih dari satu abad, nenek Kamtin nampak sangat memperhatikan kebersihan diri. Hal tersebut ditunjukkan dengan selalu rutin membersihkan diri secara berkala setiap harinya," kata Tjipto dalam rilis yang diterima HaiBunda, Rabu (3/6/2020).

Selama perawatan, nenek Kamtin juga menjaga pola makan dan istirahatnya, Bunda. Ia pun sesekali melakukan olahraga ringan di ruang isolasi. Semua ini dilakukan dengan bantuan tenaga medis yang bersiaga selama 24 jam.

Merawat nenek Kamtin bukanlah hal yang mudah. Awalnya, tim medis mengalami kesulitan karena nenek Kamtin sulit memahami protokol kesehatan terkait COVID-19.

"Sebelumnya kami sempat kesulitan memberikan perawatan sesuai protokol COVID-19 kepada nenek Kamtin. Hal tersebut karena usia pasien yang sudah lanjut membuatnya kurang memahami protokol kesehatan yang harus dilakukan selama perawatan," ujat Tjipto.

"Namun berkat kesabaran dan ketekunan tim medis, akhirnya perawatan sesuai protokol semestinya bisa kami lakukan. Beruntung selama perawatan pasien terus menunjukkan semangat kesembuhan yang luar biasa dengan selalu menjaga pola makan dan istirahat serta kebersihan selama perawatan," sambungnya.

Nenek Kamtin/ Foto: RS Pelindo Husada Citra (PHC) Surabaya

Mengingat usia nenek Kamtin, RS PHC memberikan perhatian khusus. Salah satunya, menyiagakan perawat selama 24 jam untuk memantau kesehatannya.

Direktur Utama RS PHC Abdul Rofid Fanany mengatakan, awalnya pihak RS sempat kaget mengetahui usia nenek Kamtin. Syukurlah, dengan perawatan yang maksimal dan semangat nenek Kamtin, dia sembuh setelah 30 hari dirawat.

"Kami awalnya sempat kaget mengetahui kami mendapat pasien terkonfirmasi COVID-19 yang berusia lebih dari 100 tahun," ujar Abdul.

"Alhamdulillah setelah 30 hari kami rawat akhirnya beliau dinyatakan sembuh dan sudah diizinkan kembali ke keluarganya," lanjutnya.

Putri nenek Kamtin, Siti Aminah Putri tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya saat sang ibu dinyatakan sembuh. Meski begitu, Siti tak memungkiri sempat merasa khawatir.

"Terus terang saya khawatir saat tahu ibu saya positif COVID-19. Ya pasti ada kekhawatiran dari kami sebagai keluarga yaakarena usianya kan sudah tergolong lanjut. Tapi syukur alhamdulillah setelah dirawat secara intensif di RS PHC selama 30 hari akhirnya ibu saya sembuh dan boleh pulang kembali," ujar Siti.

Artikel Asli