Namanya Sama, Ternyata Rendang Indonesia dan Malaysia Itu Berbeda, lo

Bobo.id Dipublikasikan 14.40, 20/09/2019 • Cirana Merisa
Rendang adalah salah satu makanan Indonesia yang mendunia.
Rendang adalah salah satu makanan Indonesia yang mendunia. Foto: Creative Commons/Midori

Bobo.id - Siapa yang pernah makan rendang? Rendang merupakan salah satu makanan khas Indonesia.

Rasanya yang unik dan lezat membuat banyak orang jadi menyukainya, nih.

Rendang juga bisa dibuat dari berbagai macam daging. Namun, yang paling sering kita temukan adalah rendang sapi.

Tahukah teman-teman? Ternyata tak hanya Indonesia yang punya rendang. Negara tetangga kita, yaitu Malaysia juga punya rendang khasnya sendiri.

Meski namanya sama, rendang Indonesia dan rendang Malaysia tetap ada perbedaannya, lo.

Apa, ya, perbedaan rendang Indonesia dan rendang Malaysia? Yuk, cari tahu!

Tekstur Rendang Indonesia dan Malaysia

Rendang Indonesia memiliki tampilan fisik yang lebih hitam, teksturnya kering, dan rasa lebih renyah.

Sedangkan rendang Malaysia, secara fisik berwarna merah atau kecokelatan, lebih basah, lebih alot, dan daya tahannya tidak lama.

Hal ini dikarenakan tradisi orang Minang yang mengenal istilah merantau atau pergi ke tempat yang jauh dari rumah untuk bekerja.

Saat itu, mereka harus berpikir untuk bagaimana caranya mengolah masakan agar dapat dimakan dalam waktu yang lama, yaitu dengan cara diawetkan.

Sementara di Malaysia, mereka tidak mengenal istilah merantau, teman-teman. Hal ini membuat rendang banyak dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari.

Rendang Malaysia juga tidak bertahan dalam waktu lama sehingga daging dan bumbu rendang cenderung lebih basah. 

Bahan Pembuatan Rendang Indonesia dan Malaysia

Selan itu, rendang Malaysia juga biasa menggunakan kerisik, yaitu parutan kelapa yang dimasak disangrai hingga hitam dan kemudian ditumbuk hingga lumat.

Di Malaysia dan Singapura, kerisik dimasukkan ke dalam rendang. Kerisik ini mirip seperti serundeng yang hangus.

Hal lainnya yang menjadi ciri khas rendang Malaysia adalah adanya pengaruh India yang lebih dominan dibanding rendang di Sumatra Barat.

Sebagai contoh adalah rendang tok dari Perak, Malaysia. Rendang ini konon dibuat oleh juru masak istana yang memiliki akses ke aneka rempah asing.

Rendang tok dibuat dengan ragam bumbu dan rempah yang juga terkenal menggunakan rempah seperti pada kari India.

Ada juga bumbu tambahan lainnya, seperti sereh, kencur, parutan kelapa, juga gula merah.

Beberapa versi rendang di Malaysia juga umumnya menggunakan rempah-rempah seperti bunga lawang, lada, kayu manis, jintan, kapulaga, cengkeh, hingga adas.

Rempah-rempah ini biasanya dipakai untuk masakan khas India, teman-teman.

Nah, beberapa jenis rendang di daerah pesisir Sumatra Barat juga menggunakan rempah-rempah seperti yang ada pada rendang Malaysia.

Namun, hanya sedikit saja yang kaya akan rempah-rempah seperti itu. Sebagian besar jenis rendang menggunakan rempah-rempah yang sedikit berbeda.

Untuk menyeimbangkan rasa, beberapa jenis rendang di Sumatra Barat juga menggunakan asam kandis.

Selain itu, karena tidak dimasak dalam waktu lama, rendang di Malaysia kadang menggunakan gula merah.

Sementara rendang Minang tidak memerlukan ini karena proses karamelisasi santan menghasilkan rasa manis alami dari santan.

(Penulis: Nicholas Ryan Aditya)

Artikel Asli