Nadiem Makarim ke Istana dan Siap Jadi Menteri, Ini Komentar GoJek

Kompas.com Dipublikasikan 06.24, 21/10/2019 • Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Shutterstock
Ilustrasi Gojek

KOMPAS.com - Pendiri startup ride hailing GoJek, Nadiem Makarim mengatakan bersedia menerima tawaran masuk Kabinet Kerja Jilid 2.

Hal itu disampaikan Nadiem usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (21/10/2019). GoJek pun menyambut baik kabar tersebut.

"Kami sangat bangga karena founder GoJek akan turut membawa Indonesia maju ke panggung dunia," jelas Nila Marita, Chief Corporate Affairs GoJek, dalam pesan singkatnya kepada KompasTekno, Senin (21/10/2019).

Menurut GoJek, Ini adalah hal baru di industri startup Tanah Air. Dalam keterangan resmi tersebut, Nila juga mengumumkan pemimpin baru di perusahaan decacorn tersebut.

Baca juga: Setelah Bertemu Jokowi di Istana, Nadiem Makarim: Saya Bersedia

"Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya," jelasnya.

Gojek juga akan mengumumkan rencana bisnis selanjutnya dalam beberapa hari ke depan. Nila mengatakan masih akan menunggu pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo terkait jajaran Kabinet Kerja jilid 2.

Kendati melepas jabatannya di GoJek, Nadiem tetap memiliki sebagian saham di startup besutannya. Nadiem sendiri diketahui memegang sajam seri D, E, dan I.

Hal itu diketahui dari Data Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) per Oktober 2018. Total saham yang dimiliki Nadiem adalah 58.416 lembar saham.

Jumlah itu setara 4,81 persen dari modal ditempatkan GoJek, yakni sebanyak 1,21 juta saham. Selebihnya dimiliki pemegang saham lain.

Baca juga: Bos Gojek Nadiem Makarim Tiba di Istana Negara, Bakal Jadi Menteri?

Meski demikian, menurut keterangan Momentum Works yang dihimpunKompasTekno dari Deal Street Asia, Selasa (27/11/2018), saham yang dimiliki Nadiem Makarim adalah yang terbesar di antara para pemegang saham lain.

Saat menjabat sebagai CEO, Nadiem Makarim duduk di kursi dewan direksi bersama enam orang lain yang sebagian besar merupakan koleganya.

Kembali ke ihwal Nadiem yang bakal menduduki posisi menteri, ia enggan menyebut posisi apa yang ditawarkan kepadanya. Presiden Joko Widodo belum mengumumkan secara resmi jajaran kabinet 2019-2024.

Penulis: Wahyunanda Kusuma PertiwiEditor: Reska K. Nistanto

Artikel Asli