Nadiem Jadi Mendikbud, Jerome Polin: Sistem Penilaian Pakai Bintang 1-5

Kompas.com Dipublikasikan 05.16, 23/10/2019 • Livia Marcella
Dok. pribadi
Pemilik akun YouTube Nihongo Mantappu, Jerome Polin

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri sekaligus mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim, resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019).

Banyak warganet yang melontarkan komentar lucu di Twitter. Salah satunya adalah vlogger sekaligus peraih beasiswa pendidikan penuh di Jepang, Jerome Pollin.

Setelah diresmikan susunan Kabinet Indonesia Maju 2019-2014, Jerome Pollin berkicau di Twitter-nya,

"Sebenernya aku udah tahu sih kalo Nadiem jadi mendikbud wkwkwk Guys, something big is going to happen soon! Semoga pendidikan Indonesia makin maju! mantapjiwaa!."

Baca juga: Nadiem Makarim, Pendiri Gojek, Kini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Jerome juga berandai, hal ini yang bisa dilakukan oleh Nadiem saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:

"Nadiem jadi mendikbud:
1. Bayar makanan di kantin pake gopay
2. Bayar spp, seragam, buku, dll pake gopay
3. Antar jemput sekolah pake gojek/gocar
4. Kalo mau pesen makanan dari luar pake gofood.
5. Bersihin sekolah pake go-clean
6. Kalo pegel pijit pake go-massage
Wkwkkw"

Baca juga: Kocak! Para Pesohor Ini Bikin Parodi Pamit-Kembali ala Ria Ricis

Tidak hanya pembayaran dan fasilitas yang dituturkan oleh Jerome, ia juga iseng menulis di Twitter-nya bahwa sistem penilaian tugas bisa digunakan bintang 1-5.

Tidak ada lagi penilaian menggunakan angka 0-100.

"Nanti semua sistem penilaian diganti dari yang biasanya angka 0-100, jadi pake bintang 1-5. Whahah," candanya.

Meski Jerome menunjukkan keisengannya, ia sangat mendukung Nadiem menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Berharap bahwa pendidikan Indonesia semakin maju dan akan ada hal besar yang dilakukan oleh Nadiem terhadap pendidikan Indonesia.

Penulis: Livia MarcellaEditor: Dian Maharani

Artikel Asli