Nadiem Ingatkan Perguruan Tinggi Punya Peran Penting Tangani Pandemi Covid-19

Liputan6.com Diupdate 09.10, 11/08 • Dipublikasikan 02.24, 11/08 • Yopi Makdori
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat rapat dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019). Rapat membahas penghapusan Ujian Nasional (UN) pada 2021 dan sistem zonasi. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memandang Perguruan Tinggi mempunyai peranan yang penting di tengah pandemi Covid-19 ini.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pameran Virtual dan Webinar Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) dalam rangka Peringatan 25 Tahun Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, di Jakarta, Senin 10 Agustus 2020 kemarin.

"Kiprah perguruan tinggi tidak sebatas menghasilkan karya, tetapi juga turut serta di garda depan menangani dan memitigasi pandemi Covid-19. Para relawan yang berasal dari mahasiswa kesehatan, mahasiswa teknik, serta bidang-bidang lainnya, bergotong royong melakukan kegiatan di lapangan maupun melalui daring," kata Nadiem.

Menurut dia, dalam menghadapi pandemi ini, kontribusi perguruan tinggi telah dibuktikan melalui inovasi teknologi. Beberapa perguruan tinggi bersama lembaga-lembaga riset nasional tergabung dalam Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19.

"Saya mengapresiasi peran sentral perguruan tinggi dalam pengembangan berbagai teknologi alat-alat kesehatan selama lima bulan terakhir," jelas Nadiem.

 

SDM Profesional

Karena itu, Nadiem mengingatkan, Perguruan Tinggi bukan hanya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan semata. Tapi juga harus menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional.

"Perguruan tinggi tidak saja menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga meluluskan sumber daya manusia yang akan mengisi dunia profesi dan inovasi," tutur Nadiem.

Dia pun memandang, di luar konsorsium Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19, banyak karya-karya yang dihasilkan oleh perguruan tinggi. Data yang dikumpulkan oleh Ditjen Dikti, tidak kurang dari 1.000 karya inovasi dan teknologi tepat guna telah dihasilkan selama 1 semester terakhir.

Sebagai contoh, dia menyebutkan, ada belasan ribu mahasiswa diterjunkan untuk KKN tematik mitigasi pandemi Covid-19 dengan semangat Kampus Merdeka membantu masyarakat mengatasi kondisi bencana pandemi.

"Kegiatan ini semakin meneguhkan peran penting perguruan tinggi dengan misi tridharma-nya dan menjadi tulang punggung bangsa dalam pembangunan teknologi dan inovasi," pungkasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Artikel Asli