NU tolak ekspor benih lobster

Alinea.id Dipublikasikan 14.46, 05/08/2020 • Ardiansyah Fadli
NU tolak ekspor benih lobster
Kebijakan KKP ini dianggap merugikan nelayan dan keberlangsungan lobster.

Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) meminta pemerintah mengurungkan kebijakan ekspor benih lobster. Pertimbangannya, langkah itu merugikan.

"Ekspor benih bening lobster (BBL) harus dihentikan," kata Kiai Asrori Karni saat memimpin musyawarah daring LBM PBNU untuk rumusan final atas diskusi-diskusi daring sebelumnya, Selasa (4/8) malam.

Bagi LBM PBNU, kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu merugikan nelayan. Kemudian, mengancam kepunahan lobster di perairan Indonesia. 

Asrori berpendapat, ada kebijakan lain yang lebih maslahat dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil tanpa mengganggu keberlanjutan lobster. Misalnya, hanya mengeekspor lobster yang dewasa.

Selanjutnya, memprioritaskan budi daya di dalam negeri. Juga menyiapkan sarana prasarana (sapras) pendukung guna meningkatkan nilai tambah.

"Menteri KP harus memprioritaskan pengelolaan benih bening lobster (BBL) di dalam negeri, bukan mengekspor ke Vietnam dan menguntungkan para kompetitor," tegasnya, melansir situs web PBNU.

Artikel Asli