NASA Selidiki Stonehenge, Monumen Misterius di Danau Spanyol

SINDOnews Dipublikasikan 09.05, 22/09/2019 • Wahyu Budi Santoso
NASA Selidiki Stonehenge, Monumen Misterius di Danau Spanyol
Spanish Stonehenge. FOTO/ Daily

MADR - Stasiun antariksa NASA menyelidiki 'Spanish Stonehenge' yang secara misterius muncul di danau. Sebuah monumen megalitik berusia 7.000 tahun, resmi bernama Dolmen de Guadalperal - akhirnya kembali muncul usai danau tersebut kering setelah tenggelam selama beberapa dekade.

Seperti dilansir dari Dailystar, dengan menggunakan satelit Landsat 8, para ilmuwan berhasil menangkap gambar yang menunjukkan tingkat air rendah yang bertanggung jawab.

Landsat 8 menunjukkan kondisi kering yang dramatis di sepanjang pantai Peraleda de la Mata, memperlihatkan bagian-bagian dari danau.

'Spanish Stonehenge', adalah lingkaran besaryang terdiri sekitar 150 batu berdiri, beberapa lebih dari enam kaki tingginya, disusun mengelilingi oval .

Para arkeolog berspekulasi bahwa struktur itu dibangun pada milenium ke-4 atau ke-5 SM. - mungkin ribuan tahun lebih tua dari Stonehenge di Inggris.

Sebelumnya, dtudi terbaru mengungkap sosok yang bertanggung jawab dalam pembangunan Stonehenge di Wiltshire, Inggris. Hal ini dilketahui melalui perbandingan DNA manusia dari zaman Neolitikum (dimulai sejak 12.000 tahun lalu) di Britania Raya, dengan orang-orang yang hidup di periode sama di negara-negara Eropa lainnya.

Hasilnya, diketahui bahwa para leluhur dari pembuat Stonehenge merupakan perantau yang datang ke Britania Raya pada 4.000 SM (Sebelum Masehi). Mereka berpetualang dari Anatolia (sekarang Turki) menuju Semenanjung Iberia, lalu pergi ke arah utara, tempat Britania Raya berada.

Artikel Asli