Muncul Klaster Baru di Malaysia Akibat Pesta Kecil yang Langgar Aturan New Normal

Trending Now! Dipublikasikan 03.24, 03/06
Photo by mkjr_ on Unsplash
Photo by mkjr_ on Unsplash

Sudah siapkah dunia kembali ke kehidupan normal? 

Banyak negara mencoba melonggarkan lockdown atau pembatasan aktivitas masyarakat setelah kurva penambahan kasus positif virus korona baru COVID-19 melandai. Malaysia salah satunya. 

Namun kini warganet Malaysia telah dihebohkan dengan temuan sebuah klaster Covid-19 baru yang kemungkinan menjangkit lebih dari 40 orang. Hal ini diberitahukan oleh Departemen Kesehatan Negara Perak melalui laman Facebook kemarin, Selasa (2/6).

Dilaporkan bahwa seorang yang positif terinfeksi Covid-19, telah mendatangi sebuah kenduri raya alias pesta umum pada akhir pekan kemarin di dekat Sungai Terap, Batu Gajah, Perak, Malaysia. Pada acara tersebut, ia diketahui melakukan kontak dekat dengan sedikitnya 42 orang yang hadir dalam pesta. 

Kini 42 orang tersebut, termasuk orang yang telah terinfeksi sebelumnya, tengah diisolasi dan dalam pengawasan di RS Raja Permaisuri Bainun, Malaysia. Penemuan ini membuat banyak warga Malaysia kaget lantaran acara itu melanggar peraturan lockdown yang telah diterapkan sejak 18 Maret lalu. Tidak sedikit warganet yang mengingatkan kegunaan dari lockdown pemerintah untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 seperti ini.

Berikut disertakan beberapa infografik berkaitan dengan situasi COVID-19 di Negeri Perak. 1) Summary of COVID-19 cases…

Dikirim oleh Jabatan Kesihatan Negeri Perak pada Selasa, 02 Juni 2020

Sebelumnya, negara bagian Perak sempat dikategorikan sebagai Zona Hijau oleh pemerintah Malaysia pada 25 Mei kemarin setelah tidak ada kasus baru selama 14 hari. 

Bagi daerah-daerah yang dikategorikan sebagai Zona Hijau, pemerintah Malaysia melonggarkan peraturan lockdown yang mengizinkan sejumlah bisnis dan perkantoran untuk beroperasi. Mobilitas masyarakat ke luar rumah juga tidak seketat daerah-daerah zona merah atau zona kuning, namun tetap musti mengenakan masker dan menjaga jarak fisik sebagaimana diatur dalam peraturan lockdown Malaysia (MCO). 

Namun, lockdown yang telah diperpanjang hingga 9 Juni nanti, tetap tidak memperbolehkan daerah zona hijau menggelar acara seperti pesta umum yang menimbulkan kerumunan orang untuk mencegah terjadinya klaster baru Covid-19, seperti yang telah terjadi kini.

Menanggapi peristiwa ini, banyak warga Malaysia yang geram dan mengingatkan orang-orang lainnya agar mematuhi peraturan lockdown agar Covid-19 dapat cepat diatasi. 

#TrendingDunia