Mumtaz Rais Sebut Wakil Ketua KPK Pahlawan Kesiangan saat Diingatkan Soal HP

kumparan Dipublikasikan 01.31, 15/08 • kumparanNEWS
Nawawi Pomolango dan Mumtaz Rais. Foto: ANTARAFOTO & Instagram Mumtaz Rais

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menceritakan insiden cekcok dirinya dengan Putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, dalam penerbangan Garuda Indonesia GA 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Rabu (12/8).

Melalui pesan singkat, Nawawi mengungkapkan saat itu dirinya duduk di seat yang sama dengan politikus PAN tersebut. Saat itu, Mumtaz disebut menggunakan HP dan asyik bertelepon saat pesawat mengisi bahan bakar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Nawawi menjelaskan, awak kabin sudah berupaya mengingatkan Mumtaz untuk berhenti menggunakan HP. Namun imbauan itu tak diindahkan, sehingga ia ikut mengingatkan.

"Kalimat awal yang saya ucapkan untuk ikut mengingatkan yang bersangkutan hanyalah: 'mas, tolong dipatuhi aja aturannya'," kata Nawawi, Sabtu (15/8).

Nawawi mengatakan, usai mengingatkan tersebut, Mumtaz tak terima. Bahkan awak kabin dan rekannya mencoba menenangkan Mumtaz, tetapi putra Amien Rais itu tetap mengucapkan kata-kata tak pantas ke Nawawi.

"Tidak pernah ada acara 'maaf-memaafkan' antara yang bersangkutan dengan saya, bahkan yang bersangkutan meski telah ditenangkan awak kabin dan rekannya, masih terus mengucapkan kata-kata: 'pahlawan kesiangan'," kata Nawawi.

Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais

Dari situ, ia menyampaikan bahwa dirinya akan melaporkan insiden cekcok itu ke pihak berwenang di bandara. Dan itu pun dilakukan usai dirinya landing di Bandara Soetta.

"Saya hanya menyampaikan, saya akan meneruskan urusannya ke pihak berwenang di bandara, jadi yang bersangkutan sangat mengetahui kalau saya akan menyampaikan laporan tersebut," kata Nawawi.

"Ada pihak lain yang merupakan teman yang bersangkutan, yang saat hendak turun pesawat mengucapkan permohonan maaf, tapi yang bersangkutan sendiri telah buru-buru turun tanpa tegur sapa apa pun," tutup Nawawi.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih periode 2019-2024 Nawawi Pomolango. Foto: Denita br Matondang/kumparan
Artikel Asli