Mumtaz Rais: Saya Tak Salahkan Pak Nawawi, Mungkin Tak Dengar

kumparan Dipublikasikan 06.48, 15/08 • kumparanNEWS
Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais

Putra Amien Rais yang juga Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN Ahmad Mumtaz Rais terlibat cekcok dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam penerbangan Garuda Indonesia GA 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Rabu (12/8).

Mumtaz menjelaskan hal tersebut hanya kesalahpahaman saja. Menurut Mumtaz, Nawawi Pomolango yang duduk berjarak empat kursi darinya tidak mendengar pembicaraan Mumtaz dengan pramugari sehingga menganggap saat itu Mumtaz sedang marah dengan pramugari.

"Memang terjadi kesalahpahaman antara bapak Nawawi sama saya. Ini personal antara penumpang dan penumpang. Saya tidak menyalahkan Pak Nawawi," ujar Mumtaz dihubungi wartawan di Yogyakarta, Sabtu (15/8).

"Mungkin pak Nawawi enggak mendengar pembicaraan saya dengan pramugari. Mungkin beliau punya tebak-tebakkan kalau saya sama pramugari lagi eyel-eyelan (cekcok). Padahal pramugari justru menyarankan untuk di depan lebih jelas suaranya (saat bertelpon) karena lagi refueling," katanya.

Lebih jauh, Mumtaz menjelaskan bahwa dia tidak menelepon saat boarding tapi di saat pesawat masih refueling. Saat itu dia berkomunikasi baik-baik dengan pramugari. Justru pramugari menwari dirinya maju ke depan agar bisa menelepon dengan lebih jelas.

"Dikoreksi bukan boarding tapi refueling, masih boleh telepon. (Pramugari bilang) kalau lebih jelas malah ke depan saja gitu," ujarnya.

Mumtaz mengatakan bahwa ketika turun dari pesawat insiden itu sudah dianggap selesai. Bahkan dia pun sudah saling kontak dengan Nawawi dan juga mengobrol banyak hal.

"Bukan cuma maaf-maafan, malah sudah ngobrolin yang lain politik, hukum, agama, sudah cair," katanya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Artikel Asli