Momen Haru Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Keepo.me Diupdate 22.13, 12/08/2020 • Dipublikasikan 22.13, 12/08/2020 • Dea Dezellynda

Sang anak meninggal karena kecelakaan sebelum hari wisuda.

Peristiwa haru terlihat dalam acara wisuda Universitas Islam Indonesia (UIN) Alauddin, Makassar beberapa waktu lalu. Seorang ayah tampak hadir menggantikan sosok anaknya yang sudah meninggal karena kecelakaan.

Diketahui mahasiswi bernama A Musdalifa Arif (20) mendapat IPK yang sangat memuaskan yaitu 3,90. Hal inilah yang membuat orangtua Musdalifa bangga oleh pencapaian sang anak semasa hidup.

1.Meninggal karena kecelakaan

news.detik.com
news.detik.com

Dilansir dariDetik.com, Rabu (12/08/20), meninggalnya A Musdalifa Arif (20), mahasiswi Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Alauddin, Makassar, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Musdalifa diketahui telah menyelesaikan kuliah S1-nya setelah berhasil melewati sidang akhir. Namun takdir berkata lain, Musdalifa meninggal dalam insiden kecelakaan pada bulan Mei lalu di Bulukumba. Disampaikan oleh sang adik, bahwa kakaknya itu meninggal 3 hari sebelum ulang tahun.

Baca Juga: Dihamili Duda 41 Tahun, Remaja 14 Tahun di Jakarta Hilang Diduga Diculik Usai Melahirkan

"Beliau meninggal 3 hari sebelum milad 21-nya," kata adik kandung Musdalifa, A Tenri Wuleng (19), Rabu (12/8/2020).

2.Ayah gantikan wisuda almarhumah anaknya

news.detik.com
news.detik.com

Musdalifa harusnya diwisuda pada hari Selasa (11/08/20) kemarin. Sang ayah, Bochari, akhirnya hadir pada acara wisuda yang diselenggarakan di kampus UIN Alauddin, Makassar. Ia menggantikan sang anak yang mendapatkan IPK 3,90 itu.

"Bersedih sih dan saya anggap ini terharulah karena nilai anak saya alhamdulillah 3,90. Itu cumlaude dia," terang Bochari.

Baca Juga: Logo HUT RI Disebut Mirip Salib, Ngabalin: Jangan Sampai Perempatan Jalan Dibilang Tanda Salib

Suasana acara wisuda tersebut berubah menjadi haru saat sang ayah maju ke panggung mewakili sang anak saat menerima ijazah dan piagam dari rektor.

Sang ayah menambahkan, saat itu anaknya sudah menyiapkan baju wisuda. Bahkan Musdalifa mengatakan ayahnya nanti akan duduk di kursi VIP saat dirinya wisuda karena ia mendapat IPK tinggi.

3.Musdalifa di mata rekannya

news.detik.com
news.detik.com

Semasa hidupnya, Musdalifa dikenal oleh teman-temannya sebagai mahasiswi yang aktif dalam berorganisasi. Musdalifa juga dikenal sebagai anak yang ceria.

"Kesehariannya ceria, aktif berorganisasi. Sejak ketemu di jurusan, pasti teriak memanggil orang," kata Dian Purnama Sari, teman Musdalifa, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: Sering Tunda Revisi, Mahasiswa Ini Kaget Saat Tahu Dosen Pembimbingnya Sudah Pensiun

Dian menyampaikan jika Musdalifa sangat tekun saat mengerjakan skripsi. Hal ini dikarenakan Musdalifa ingin segera lulus S1 dan bisa segera melanjutkan kuliah S2 di Kediri.

"Kebetulan kemarin kepengurusan skripsi dari pagi sampai sore nanya pakai baju apa nanti pakai baju apa. Cukup kenal (Musdalifa). Pesannya sih dia salah satu orang yang mau selesai kalau dari awal sampai terakhir," jelasnya.

Musdalifa diketahui meninggal dunia usai menjenguk temannya di Kabupaten Bulukumba pada 24 Mei 2020 lalu dalam kecelakaan tunggal.

Artikel Asli