Mitos atau Fakta, AC Mobil Tak Boleh Nyala Saat Kondisi Mesin Mati?

Kompas.com Dipublikasikan 03.21, 10/08 • Ari Purnomo
djedzura
Ilustrasi AC mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Perangkat pendingin udara atau air conditioner (AC) pada mobil menjadi komponen andalan ketika melakukan perjalan.

Tak hanya berfungsi untuk menghilangkan gerah saat mengemudi di siang hari, AC juga berfungsi mengusir embun di dalam kabin ketika berkendara dalam kondisi hujan.

Komponen ini biasanya dinyalakan saat kondisi mesin mobil juga hidup, karena saat AC menyala membutuhkan tenaga yang besar.

Tetapi tidak sedikit pemilik mobil membiarkan posisi AC dalam kondisi on, ketika kondisi mobil mati atau sedang berada di tempat parkir.

Baca juga: Selama Pandemi, Mobil Bekas di Atas Rp 100 Juta Sepi Peminat

Kondisi ini tentunya akan berpengaruh terhadap komponen lainnya. Kelvin Ong, Business Development Rotary Bintaro, menjelaskan, menyalakan AC dalam kondisi mesin mati tidak akan berpengaruh terhadap kompresor.

Hanya saja, jika hal itu dilakukan akan berdampak pada komponen lainnya seperti pada sumber arus listrik, yaitu aki dan juga alternator.

“Ketika mobil mau dinyalakan butuh tenaga yang cukup tinggi. Jika AC dalam posisi menyala maka daya ke magnet kompresor menjadi lebih besar,” ujar Kelvin kepada Kompas.com, belum lama ini.

Terpisah, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, menyalakan AC dalam kondisi mesin mobil hidup tidak menjadi masalah.

Baca juga: Begini Cara Memilih Mobil Bekas Berkualitas

Hal ini karena arus yang terpakai untuk AC akan tergantikan selama mesin tetap menyala. Tetapi, jika menyalakannya dalam kondisi mesin mati juga akan menyedot arus dari akumulator.

“Tetapi, jika kondisi mesin mati menyalakan AC itu hanya anginnya saja atau blowernya saja,” ujarnya.

Service Head Auto2000 Bekasi Sapta Agung Nugraha mengatakan, menyalakan AC dalam kondisi mesin mati akan memberikan efek dalam jangka panjang.

Hal ini karena dalam perangkat AC terhadap berbagai komponen lainnya yang mendukung kinerja pendingin kabin itu agar tetap bekerja secara maksimal.

“Pasalnya banyak komponen penting yang terdapat pada AC, seperti kompresor, kondensor, hingga evaporator,” ucapnya.

Baca juga: Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Jutaan Semakin Diburu, Ini Alasannya

Apabila komponen itu bermasalah, Sapta menambahkan, maka kinerja AC juga akan tidak maksimal.

Untuk itu, Sapta menyarankan, agar tidak menyalakan AC jika posisi mesin mati. Dan jika mesin sudah dihidupkan, maka bisa kembali menyalakan AC.

“Ketika mesin menyala, maka AC juga boleh dinyalakan kembali. Agar lebih awet saja semua komponen-komponen penting pada AC tersebut,” kata Sapta.

Penulis: Ari PurnomoEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli