Miris! Remaja Ini Tega Bunuh Bayinya, Alasannya demi Bisa Menikah dengan Pria Idaman

Keepo.me Dipublikasikan 03.33, 03/06 • Jerremiah

Bunuh anak kandung agar bisa nikahi pria idaman.

Jasad bayi di selokan kembali ditemukan warga. Bayi yang lahir prematur itu diduga dianiaya sebelum akhirnya dibuang ke selokan. Tak lama setelah jasad bayi ditemukan, polisi langsung menangkap pelaku yang tak lain adalah ibu kandung dari bayi malang tersebut.

1.Bunuh dan buang bayi

unsplash.com
unsplash.com

Dilansir dari Kompas.com, Senin (01/06/20), aparat kepolisian menangkap seorang wanita muda berinisial M (18), karena membunuh dan membuang bayi yang baru dilahirkan ke selokan di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Awalnya jasad bayi malang itu ditemukan oleh warga pada hari Jumat (29/05/20) pukul 05.30 WIB. Warga kemudian melapor ke polisi. Bayi itu ditemukan dalam kondisi tewas dengan mulut sobek dan pipi terluka.

Polisi menduga bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan hidup dan sengaja dibunuh oleh ibu kandungnya. Tak lama setelah jasad bayi itu ditemukan, polisi langsung menangkap M dan ditetapkan sebagai tersangka.

2.Demi nikahi pria lain

unsplash.com
unsplash.com

Saat diinterogasi oleh penyidik Polsek Suhaid, M mengaku jika ia sengaja membunuh bayinya sendiri. M mengatakan ia sempat menjalin hubungan dengan seorang pria hingga akhirnya hamil. Kemudian 2 bulan lalu ia berkenalan dengan seorang pria berinisial YL.

YL berniat mempersunting M dan tidak tahu jika saat itu M sedang hamil hasil hubungannya dengan pria lain. Akhirnya YL dan M menikah secara adat karena berbeda keyakinan. Saat tinggal di rumah YL, M diam-diam melahirkan bayi yang masih berusia 7 bulan itu.

3.Aniaya bayi

unsplash.com
unsplash.com

Pada hari Rabu (27/05/20) lalu, M diam-diam melahirkan di kamar mandi rumah YL. Setelah melahirkan, ia langsung menganiaya bayinya sendiri hingga akhirnya tewas. M langsung membuang jasad bayinya itu ke selokan tak jauh dari rumah YL.

"Tersangka M sengaja membuang dan melakukan kekerasan terhadap bayi yang baru saja dilahirkan untuk menutupi kehamilannya selama ini," ujar Kapolsek Suhaid Iptu Dayan.

Selama hamil, M mengatakan tak ada orang yang tahu jika dirinya tengah berbadan dua termasuk orangtuanya.

M yang merupakan ibu kandung dari bayi tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia pun mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Artikel Asli