Mia Khalifa Lelang Kacamata Film Dewasanya untuk Korban Ledakan Beirut

SINDOnews Dipublikasikan 01.41, 11/08 • Muhaimin
Mia Khalifa Lelang Kacamata Film Dewasanya untuk Korban Ledakan Beirut
Mantan bintang film dewasa Mia Khalifa melelang kacamata yang dia gunakan dalam karier film dewasanya untuk korban ledakan di Beirut, Lebanon. Foto/eBay

Mantan bintang film dewasa Mia Khalifa melelang kacamata khas yang dia kenakan selama beradegan dalam film dewasa. Uang lelang itu akan dia gunakan untuk membantu para korban ledakan di Pelabuhan Beirut.

Wanita muda kelahiran Beirut, Lebanon, dan menjadi warga Amerika Serikat (AS) ini sangat aktif di media sosial setelah ledakan Beirut pada Selasa (4/8/2020) lalu. Dia berulang kali mengungkapkan kehancurannya tentang tragedi tersebut dan mem-posting tentang penderitaan orang-orang di Ibu Kota Lebanon.

Dia mengatakan 100 persen dari hasil lelang eBay akan disumbangkan ke Palang Merah Lebanon untuk membantu upaya kemanusiaan mereka. (Baca: Politisi Israel Senang dengan Ledakan Beirut, Sebut Hadiah Tuhan)

Mia Khalifa, yang merupakan salah satu aktris Pornhub paling populer, menjuluki kacamata itu sebagai "kacamata yang dilihat oleh miliaran orang di seluruh dunia."

"Bayangkan cerita yang Anda miliki untuk tamu di rumah Anda yang menanyakan mengapa ada kacamata Gucci dalam kotak akrilik di atas perapian Anda," tulis dia

"Creep dipersilakan, uang Anda sama hijaunya dengan uang kami! Happy Bidding, Ya Filthy Animals," imbuh dia, seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (11/8/2020). (Baca juga: Pakar Militer: Beirut Lenyap Jika Benar 2.750 Ton Amonium Nitrat Meledak)

Lelang kacamata yang dilakukan Mia Khalifa sukses besar karena tawaran utama telah naik melewati angka USD98.000 (Rp1,4 miliar). Langkah itu mendapat pujian, salah satunya dari aktris Lebanon; Cynthia Khalifeh.

Dalam beberapa bulan terakhir, Khalifa terlibat perang kata dengan mantan majikannya BangBros. Mantan bintang dewasa itu menuduh perusahaan film dewasa itu menjalankan "kampanye kotor" terhadapnya setelah perusahaan itu membuat situs web yang membantah klaim yang dia buat tentang karier pornonya.

Artikel Asli