Messi: Beberapa Orang di Barca Tak Ingin Neymar Kembali

Bolalob Diupdate 00.43, 19/10/2019 • Dipublikasikan 06.00, 19/10/2019 • Robert

Lionel Messi mengatakan wacana kembalinya Neymar ke Barcelona urung tercapai karena beberapa orang di klub tidak ingin dia kembali ke klub.

Neymar berusaha kembali ke Camp Nou selama jendela transfer sebelumnya, hanya dua tahun setelah pergi ke Paris Saint Germain dalam transfer rekor dunia bernilai 222 juta euro.

Namun, hubungan yang tegang antara kedua klub itu berdampak pada diskusi transfer, dan pemain internasional Brasil itu tetap menjadi pemain PSG.

Messi membintangi lini depan Barca bersama Neymar dan Luis Suarez dan mereka tetap berhubungan, tetapi bintang Argentina itu tidak yakin apakah reuni ketiganya di Barca akan dimungkinkan.

"Kami sering berbicara dan mengobrol bersama Luis Suarez," kata Messi kepada stasiun radio Buenos Aires Metro 95.1.

"Masalah kepulangannya rumit. Pertama, karena sulit melihat dia pergi, kedua karena bagaimana dia pergi.

"Ada orang-orang dari klub dan anggota yang tidak ingin dia kembali. Jika itu karena alasan olahraga, Neymar adalah salah satu yang terbaik di dunia, tetapi saya memahami faktor-faktor lainnya."Messi, yang meraih Sepatu Emas Eropa untuk keenam kalinya minggu ini, baru-baru ini menyatakan bahwa ia bermaksud melihat sisa karirnya di Barcelona.

Namun, tidak seperti ikon klub lain Andres Iniesta, ia telah mengesampingkan penandatanganan kontrak seumur hidup

"Itu sudah dibicarakan beberapa waktu lalu, seperti yang dilakukan dengan Iniesta dan yang lainnya," katanya.

"Saya tidak ingin kontrak mengikat saya karena saya tidak tahu bagaimana perasaan saya. Saya tidak ingin menjadi [di bawah kontrak] jika saya tidak sehat.

"Saya akan bersaing selama saya merasa sehat secara fisik, tetapi jelas saya akan bertahan seumur hidup."

Messi juga membuka persaingannya dengan Cristiano Ronaldo baik bersama tim maupun penghargaan individu selama lebih dari satu dekade ini.

Ronaldo pindah ke Juventus pada tahun 2018 dan Messi mengakui laga di El Clasico dengan Madrid telah kehilangan beberapa kilau sebagai hasilnya.

"Ya, itu bagus ketika dia berada di liga Spanyol," kata Messi.

"Itu membuat Clasicos lebih istimewa dan memberi mereka nilai lebih."