Merunut Raibnya Uang di Rekening Bank Ilham Bintang

kumparan Dipublikasikan 22.01, 19/01 • Ochi Amanaturrosyidah
Ilham Bintang. Foto: Facebook/Ilham Bintang

Wartawan senior sekaligus pendiri Cek & Ricek harus kehilangan ratusan juta rupiah karena kartu SIM cardnya dibajak oleh orang yang tak bertanggung jawab. Kejadian itu berawal saat ia mendapatkan tulisan 'SOS' dari ponselnya yang menggunakan nomor Indosat saat berada di Sydney, Australia, Sabtu (4/1).

Padahal, saat itu ia sudah membeli pake roaming untuk digunakan sejak hari pertama di Sydney, 30 Desember 2019.

"Akibat yang timbul sejak penukaran kartu itu luar biasa besar. Rekening saya di Commonwealth Bank dibobol, sampai untuk menarik uang bilangan kecil saja pun tidak bisa lagi. Di kartu kredit BNI saya ada transaksi yang tidak saya lakukan kurun 4, 5, dan 6 Januari," jelas Ilham Bintang dalam status Facebook-nya, Sabtu (18/1). kumparan telah diizinkan mengutip keterangannya.

Dua hari kemudian, Senin (6/1) siang, pihak Bank Commonwealth mengonfirmasi terjadi pembobolan rekeningnya. Ia juga dikirimi data penarikan uang selama 4-5 Januari.

"Pencuri menguras saldo saya dengan cara mentransfer ke hampir seratus rekening. Tidak masuk akal sama sekali. Menunjukkan betapa lemahnya pengawasan bank asing ini: hasil curian leluasa dilayani transfernya seperti membayar cara pay roll gaji karyawan," ungkap Ilham.

Ilham Bintang. Foto: Facebook/Ilham Bintang

Pelaku sebenarnya mengganti kartu SIM Card Indosat Ilham pada 3 Januari 2020. Dengan SIM Card baru yang dikuasai pelaku, SIM Card di ponsel Ilham Bintang otomatis terblokir.

Pelaku lalu menguras uang di rekening Commonwealth Ilham Bintang melalui internet banking pada 4, 5, dan 6 Januari 2020. Pada tanggal 4 Januari pukul 14.15 WIB, pelaku membuka dua rekening baru atas nama Ilham Bintang di Commonwealth cabang Pantai Indah Kapuk.

Setelah itu, Ilham Bintang lalu memutuskan untuk menarik seluruh deposito di bank tersebut dan menutup rekeningnya pada Jumat (17/1). Saat menutup rekeningnya, Ilham bintang juga melayangkan protes ke pihak Commonwealth Bank yang dinilai gagal memberikan keamanan bagi nasabahnya.

"Kepada Anwar Zainuddin, Head Region, dan Aris Dawami, Executive Vice President Head of SME Sales yang menerima, saya sampaikan protes keras. Saya juga mengungkapkan kekecewaan berat kepada mereka yang saya percayai menyimpan uang, namun tidak menjaga amanah itu dengan baik," terangnya.

Rekaman cctv oknum yang membobol SIM Card Indosat milik Ilham Bintang. Foto: Facebook / Ilham Bintang

Selain berulah di Commonwealth Bank, pelaku juga melakukan transaksi di kartu kredit BNI, Citibank, BCA, Niaga, dan Mandiri. Kerugian terbesar ada di kartu kredit BNI yang mencapai Rp 85 juta.

Ia lalu mengajukan protes ke pihak Bank Commonwealth dan meminta stafnya menelusuri kantor Indosat. Namun, Ilham diminta untuk datang sendiri dan mengurus SIM cardnya karena ada seorang pria yang mengaku sebagai Ilham Bintang yang datang ke Gerai Indosat di Bintaro Jaya Xchange.

Pria tak dikenal itu meminta mengganti SIM card dengan nomor lain pada Jumat (3/1) malam. Ilham yang tak puas, sempat meminta rekaman CCTV Gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange, namun hingga ia tiba di Jakarta, Selasa (14/1), ia tak kunjung mendapat jawaban.

Pada Rabu (15/1), Ilham mengurus nomor lain miliknya ke Grapari Telkomsel di Rawa Belong, Jakbar. Di sana, menurut Ilham, ada proses verifikasi dan validasi yang sangat ketat, hingga ia bisa mendapatkan nomor baru.

Rekaman cctv oknum yang membobol SIM Card Indosat milik Ilham Bintang. Foto: Facebook / Ilham Bintang

Menanggapi kasus itu, pihak Indosat mengaku sudah menemui Ilham Bintang. Namun, merekaa memang belum menjelaskan bagaimana penukaran kartu yang mengatasnamakan Ilham Bintang bisa lolos.

"Kami menyesalkan adanya kejadian dalam proses penggantian kartu atas nama Bapak Ilham Bintang. Kami telah bertemu dengan beliau dan menjelaskan tentang apa yang terjadi," ujar Turina Farouk, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, kepada kumparan, Sabtu (18/1).

Untuk mengusut kasus ini, Ilham Bintang sudah merekrut pengacara kondang Elza Syarief. Selain itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengaku sudah menerima laporan Ilham Bintang dan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

Artikel Asli