Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Menyusuri Keindahan Pantai Trikora Bintan

https://pesona.travel
Pantai Trikora.

KOMPAS.com - Bicara soal keindahan Pantai Trikora, memakai kata “menyusuri” memang pilihan yang paling tepat.

Alasannya sederhana, pantai di sisi timur Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau itu punya garis pantai yang sangat panjang. Mulai dari daerah Kawal sampai ujungnya berjarak sekitar 21 kilometer (km).

Saking panjangnya, dibagi-bagi menjadi area Pantai Trikora 1, Pantai Trikora 2, sampai Pantai Trikora 5 yang sudah mendekati daerah Berakit.

Dari pusat kota Tanjung Pinang yang berada di sisi barat Pulau Bintan, jarak dengan Pantai Trikora sekitar 50 km. Dengan kendaraan bermotor bisa ditempuh dalam satu jam.

Hamparan batu granit raksasa

Pemandangan yang bisa dinikmati sepanjang menyusuri Pantai Trikora tidak hanya di sisi laut saja. Di seberang jalan, di sisi daratan, pemandangan perkebunan kelapa yang cantik juga tak ada habis-habisnya.

Sebelum melewati Teluk Bakau Bay View, pemandangan di sisi daratan inilah justru lebih bisa Sobat Pesona nikmati.

Begitu sampai di Pantai Trikora 3, wisatawan baru akan menemukan tempat yang paling indahnya.

Pantai Trikora 3 punya batu-batu granit putih berukuran besar. Di Pantai Trikora yang lain pemandangan seperti ini tidak ditemukan. Sobat Pesona dijamin akan betah berlama-lama di tempat ini karena pantainya bersih.

Kalau berkunjungnya di hari kerja, di bawah pukul 12, pantainya sepi. Pantai Trikora 3 sudah berasa seperti kawasan pribadi. Sewaktu Pesona Travel singgah di Rabu pagi, hanya ada satu keluarga saja yang berkunjung di waktu bersamaan.

Selain pemandangan, ada satu lagi yang tidak boleh dilewatkan selama di Pantai Trikora 3. Mencicipi kelapa mudanya. Airnya manis dan segar.

Baca artikel lainnya:

Berkunjung ke Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, Ini Jalurnya

Gurun Pasir Telaga Biru, Surga Tersembunyi di Bintan

Menelisik Sejarah Pasar Terapung Lok Baintan

 

Penulis: Sri NoviyantiEditor: Sri Noviyanti

Artikel Asli