Menkominfo Johnny Ingin Indonesia Punya Startup Valuasi USD 100 Miliar

Merdeka.com Dipublikasikan 08.04, 23/10/2019
Johny G. Plate Menkominfo. ©2019 Merdeka.com
Menkominfo Johnny Ingin Indonesia Punya Startup Valuasi USD 100 Miliar

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan ingin menghasilkan lebih banyak lagi unicorn dan decaron dari Indonesia.

"Kalau bisa kita punya startup dengan skala USD 100 miliar," terangnya saat melakukan sertijab di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Rabu (23/10).

Lebih lanjut dia mengatakan hal yang pertama harus dilakukan adalah mempermudah tumbuhnya startup di tanah air. Kata dia, peran regulator adalah menjadi fasilitator. Hal ini untuk mempercepat kesempatan-kesempatan tumbuhnya ekonomi digital.

"Itu akan menjadi perhatian yang besar. Tapi untuk itu kita perlu regulasi-regulasinya yang memungkinkan selancar itu dilakukan dengan baik," tuturnya.

Dari sisi teknis, Johnny akan melakukan konsultasi dengan para ahli di bidang ekonomi digital. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi menunjuk Johnny G. Plate untuk menjadi Menkominfo pada kabinet Indonesia Maju. Johnny merupakan seorang politisi dari Partai Nasdem. Salah satu partai yang mendukung Jokowi maju di periode kedua.

Sebelum dikenal sebagai politikus, pria kelahiran 10 September 1956 ini adalah seorang pengusaha. Johnny G. Plate memulai bisnisnya pada awal 1980-an, yang bergerak di bidang alat-alat perkebunan.

Karir politiknya dimulai sejak 2013 saat pria jebolan Universitas Katolik Atma Jaya ini bergabung ke Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI), dan dipercaya sebagai Ketua Mahkamah PKDI.

Selanjutnya, dia berlabuh ke Partai Nasional Demokrat (NasDem). Kini, Johnny G. Plate berstatus sebagai Sekretaris Jenderal Nasdem. Dia lolos ke Senayan untuk periode 2014 sampai 2019 dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Johnny G. Plate mendapat posisi di Komisi XI membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, dan lembaga keuangan bukan bank di DPR RI untuk periode 2014-2019.

Artikel Asli