Meninggal Terinfeksi Covid-19, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Sempat Menurun di Hari Minggu

Kompas.com Dipublikasikan 00.48, 10/08 • Michael Hangga Wismabrata
Istimewa
Tangkapan layar video Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani mengumumkan dia dan istrinya tertular Covid-19.

KOMPAS.com - Kabar duka, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia pada pukul 02.30 WITA usai terinfeksi Covid-19.

Dilansir dari Tribunnews,  kondisi terakhir almarhum diduga mengalami penurunan.

"Mohon doanya, kondisi beliau sempat menurun," tulis Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, Minggu (9/8/2020).

Nadjmi meninggal usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

"Beliau meninggal pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ulin Banjarmasin. Saat ini jenazahnya masih di rumah sakit," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakot Banjarbaru Dedi Sutoyo.

Baca juga: Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie, mengatakan, Nadjmi sempat menjalani isolasi selama dua pekan.

Pada Senin (27/7/2020), Nadjmi sempat mengumumkan bahwa dirinya dan istri dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.  

"Saya ingin mengingatkan kepada warga Banjarbaru bahwa persoalan Covid-19 jangan dianggap enteng. Ini benar-benar nyata dan kita harus melawannya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," harapnya.

Baca juga: Video Viral Wali Kota Banjarbaru Pakai Masker Oksigen Umumkan Positif Covid-19, Ini Katanya

Saat itu, Nadjmi direkam di salah satu ruangan rumah sakit. Tampak dalam video tersebut Nadjmi mengenakan alat bantu pernapasan.

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul: Kabar Duka, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani Meninggal Senin (10/8/2020) di RSUD Ulin

(Penulis: Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar | Editor: Khairina, Teuku Muhammad Valdy Arief)

Editor: Michael Hangga Wismabrata

Artikel Asli