Meninggal Dunia karena Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Kompas.com Dipublikasikan 01.37, 10/08 • Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar
Istimewa
Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani memberlakukan sanksi denda uang sebesar Rp. 250.000 bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Aturan itu sudah tertuang dalam Perwali dan sudah masuk tahap sosialisasi.

BANJARBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banjarbaru memastikan jenazah Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bahagia Banjarbaru pagi ini.
Nadjmi Adhani meninggal dunia setelah dirawat dua pekan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin karena terinfeksi Covid-19.
"Beliau akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bahagia Banjarbaru," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Banjarbaru Dedy Sutoyo dalam keterangan yang diterima, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal
Meninggal dunia dengan status pasien Covid-19, Nadjmi, kata Dedy, akan dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan.
Namun, Dedy belum bisa memastikan jam pemakaman karena masih menunggu keputusan pihak keluarga almarhum.
"Proses penguburannya nanti akan menerapkan protokol kesehatan, untuk waktunya masih kita koordinasikan dengan pihak keluarga," jelasnya.

Baca juga: Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.
Nadjmi dirawat selama lebih dari dua pekan di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin.
Nadjmi meninggal dunia, Senin (10/8/2020), tepat pukul 02.30 Wita.

Penulis: Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad HaswarEditor: Khairina

Artikel Asli