Menikah dengan Beda Agama, Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara Belajar untuk Bertoleransi

HerStory Dipublikasikan 12.40, 07/07 • Virgilery Levana

Para 8 Mei 2008 di Nepal, Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara mengucapkan janji untuk hidup bersama seumur hidup walaupun mereka memiliki perbedaan yaitu agama namun mereka merasa yakin untuk tetap melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius.

Mereka mengatakan bahwa hubungan mereka enggak selamanya berjalan dengan baik, ketika mereka mengatakan bahwa mereka ingin lebih serius lagi kepada keluarga masing-masing reaksi keluarga tentu kurang menyetujui rencana mereka.

Hal ini dikatakan oleh keduanya ketika sedang melakukan sesi Live Instagram di akun Haper’s Bazaar Indonesia pada 19 Juni 2020.

Ketika diperkenalkan kekeluarga, pertanyaan yang muncul pertama kali dari keluarga masing-masing adalah kenapa mereka menempuh perjalanan yang sedikit rumit ini. Namun, Nadine dan Dimas merasa kalau mereka sudah yakin dengan satu sama lain, oleh karena itu mereka terus meminta petunjuk dan titik terang.

Nadine mencoba meminta petunjuk dari ibunda Dimas dan beliau mengatakan bahwa sebenarnya sebuah perbedaanlah yang menyatukan kita dan di setiap hubungan pasti ada kerikil tajam.

Akhirnya, Nadine dan Dimas mengatakan bahwa sebenarnya Tuhan mereka itu sama hanya cara mereka berdoa dan memohon saja yang berbeda. Karena sudah melakukan komunikasi yang baik dengan kedua belah pihak maka yang bisa mereka lakukan hanyalah saling mengingatkan untuk terus beribadah.

Namun, meskipun mereka berbeda agama, hal ini justru membuat mereka saling belajar satu sama lain mengenai seperti kebiasaan ibadah dari masing-masing agama karena Nadine dan Dimas memiliki waktu sendiri-sendiri untuk beribadah.

Dimas Anggara mengatakan ketika mereka sedang berdoa dengan cara mereka masing-masing, mereka berdua justru merasakan banyak cara yang bisa dilakukan untuk bersyukur kepada yang di atas.

Begitu juga dengan Nadine, dia mengatakan bahwa dengan menikah berbeda agama ini dia semakin belajar mengenai makna perbedaan dan toleransi dan mencoba mengkomunikasinya dengan baik agar hubungan mereka bisa berjalan dengan baik juga.

Wah, contoh yang baik ya, Beauty untuk kita yang masih belum bisa bertoleransi dengan baik!

Artikel Asli