Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Kompas.com Dipublikasikan 05.33, 15/11/2019 • Kontributor Bali, Imam Rosidin
KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Bali, Wayan Koster saat meninjau Pelabuhan Benoa, Jumat (15/11/2019)

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku telah bertemu semua pengelola transportasi online, pasca bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (13/11/2019) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Budi meminta para penanggung jawab aplikasi online untuk menertibkan para pengemudinya.
Kemudian, dia meminta para pengelola transportasi ini untuk memperketat proses rekrutmen pengemudinya.
"Proses rekrutmen kita minta lebih ketat," kata Budi Karya di sela-sela kunjungannya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Benarkah Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Seorang Youtuber?
Budi menyebut, dalam pertemuan tersebut para pengelola transportasi online ini merespons dengan baik.
"Mereka koorperatif, karena kita memang dialognya bagus satu sama lain," kata Budi.
Diberitakan sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Sumatera Utara, Rabu pagi.

Pelaku yang tewas, yakni RMN (24), mengenakan jaket pengendara ojek online saat melakukan aksinya.

Baca juga: Bom Medan, Mengapa Teroris Rela Bunuh Diri untuk Kelompoknya?

Penulis: Kontributor Bali, Imam RosidinEditor: Abba Gabrillin

Artikel Asli