Menhub: Ada Tol Layang, Jakarta-Bandung Bisa Kurang dari 3 Jam

kumparan Dipublikasikan 11.23, 22/09/2019 • Wiji Nurhayat
Jalan tol layang Jakarta-Cikampek siap dioperasikan pada November 2019. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Tol Jakarta-Cikampek II Elevated atau tol layang sepanjang 36,4 km ditargetkan dapat beroperasi saat Natal dan Tahun Baru 2019. Adapun progres pembangunan ruas tol itu telah mencapai 96,5 persen.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berharap dengan adanya tol layang ini, waktu tempuh Jakarta-Bandung bisa 3 jam, bahkan kurang. Saat ini waktu tempuh kedua kota itu rata-rata sekitar 4 jam.

"Ini mobil dari Jakarta menuju Bandung kita harapkan yang semula lebih dari 4 jam, menjadi 3 jam atau kurang dari 3 jam‎," ucapnya saat ditemui di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Minggu (22/9).

Selama ini, waktu tempuh Jakarta-Bandung melintasi Tol Jakarta-Cikampek eksisting bisa lebih dari 4 jam karena di ruas tol itu sedang dibangun 3 proyek, yaitu Tol Jakarta-Cikampek Layang, kereta cepat, dan LRT Jabodebek.

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek siap dioperasikan pada November 2019. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Selain itu, jumlah kendaraan yang melintas makin hari makin banyak di ruas tol tersebut. Menengok ruas tol itu merupakan akses utama penghubung Jawa bagian selatan dan timur ke Jawa bagian barat, atau sebaliknya.

"Dengan adanya ini konektivitas Jakarta-Bandung, Kertajati, dan Karawang akan lebih baik," kata Budi Karya.

Sementara itu, Direktur Operasi Waskita Karya, Bambang Rianto, menyebut pengaspalan dan pemasangan penerangan jalan umum ruas tol itu akan selesai Oktober 2019. Hal itu membuat pihaknya optimistis ruas tol tersebut bisa beroperasi Desember 2019.

"Optimistis akhir November atau Desember bisa dioperasikan untuk Natal dan Tahun Baru. Akan lebih cepat waktu tempuhnya," tegas Bambang.

Artikel Asli