Mengira Bungkusan Daging Kurban Jatuh di Jalan, Bidan Ini Tersentak Kaget! Ada Potongan Tangan Bayi

Tribun Style Dipublikasikan 15.03, 03/08
Wujud bayi nahas yang dibuang orangtua di jalan Mantup Lamongan, hancur tak berbentuk, Senin (3/8/2020).

TRIBUNSTYLE.COM - Mengira bungkusan daging kurban jatuh di jalan, bidan ini beranikan diri membuka isinya tapi langsung tersentak kaget. Ada potongan tangan bayi berdarah-darah! 

Berikut ini kronologi temuan jasad bayi hancur tak berbentuk di jalan Raya Ayam Alas Mantup - Balongpanggang Gresik.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tak berbentuk dalam kresek.

Bidan yang menemukan awalnya mengira bungkusan tersebut daging kurban.

Bayi tersebut ditemukan di Dusun Bulu, Desa Tugu, Kecamatan Mantup, Lamongan, Jawa Timur, terungkap, Senin (3/8/2020).

jasad bayi (practicalparenting.com.au)

Jasad bayi hancur tak berbentuk itu terbungkus kresek warna putih dan kain berwarna abu - abu.

Organ tubuhnya berantakan dimungkinkan akibat terlindas kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Berikut kronologinya:

1. Diketahui bidan desa

Jasad bayi tak berbentuk itu diketahui kali pertama oleh Bidan Desa Sumberkerep Mantup, Nurul Hidayah (58).

Kepada polisi, Nurul mengungkapkan, sekitar pukul 10.30 WIB dalam perjalanan pulang dari kegiatan di Puskesmas Induk Kecamatan Mantup dia melintas di jalan itu mengendarai sepeda motor.

Dia melihat kain warna gelap yang terdapat bekas daging bercampur darah yang sudah agak mengering.

Penasaran, saksi kemudian berhenti untuk memastikan benda apa sejatinya.

Nurul memberanikan diri membuka kain dan kantong plastik kresek tersebut.

Wujud bayi nahas yang dibuang ortu di jalan Mantup Lamongan, hancur tak berbentuk, Senin (3/8/2020). (Surya/Hanif Manshuri)

Awalnya dikira daging kurban.

Namun, di luar dugaannya, ternyata dalam plastik kresek dan kain itu bukan daging hewan kurban, namun ia melihat dengan jelas ada bekas potongan daging, tangan dan dipastikan oleh saksi adalah jasad seorang bayi.

Nurul tak ingin sendirian menjadi saksi penemuan bayi tersebut.

Ia kemudian menghentikan saksi Imam yang sedang melintas.

Keduanya sepakat untuk melaporkan temuannya ke Polsek Mantup.

2. Warga terdekat tak temukan kejanggalan

Sementar saksi lain, Duladi (60) pemilik lahan tebu radius 10 meter dari lokasi penemuan bayi mengaku, tidak melihat orang, atau mobil yang mencurigakan membuang sesuatu di jalan.

"Saya tahu ya seteleh ibu tadi menemukannya. Sebelumnya saya tidak melihat apa - apa, " katanya.

Maklum saja, saat itu Duladi juga sibuk dengan aktivitasnya di lahan tebu dan tidak memperdulikan lingkungan jauh diluar.

Temuan bayi tak berbentuk ini kini dalam penyelidikan Polres Lamongan.

Dan belum diketahui, apakah orang tua pembuang bayi itu warga Lamongan sendiri atau warga luar Lamongan.

3. Diduga dibuang tadi malam

Kapolsek Mantup AKP Nurfadilah didampingi Kanit Reskrim Brika Danni, Kanit Intelkam Bripka Sutrisno, Bhabinkamtibmas Aipda Dauman, Satgas 1 Deteksi Aman Nusa 2 Covid -19 Bripka Sumantri langsung menuju ke lokasi.

Tampak juga anggota Bhabinsa Serka Ghofur dan Serka Lukman serta dokter jaga Puskesmas Mantup, dr Sefti dan Perawat Puskesmas Mantup, Abidatul Kolis.

Mereka melakukan olah TKP dengan mengumpulkan keterangan saksi dari sekitar TKP.

"Korban divisum et repertum di RSUD dr Soegiri Lamongan. Sekalian penanganan untuk pemakaman, " kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono.

Dipastikan kasus pembuangan bayi ini menjadi perhatian polisi.

Ilustrasi jenazah bayi (fox5dc.com)

Saat ini masih proses pengembangan penyelidikan.

Menurut Bidan Puskesmas, Kusmiwati, kemungkinan bayi itu dibuang tadi malam.

"Masalahnya sudah tidak berbahu air ketuban. Kemungkinan lahirnya tadi malam atau kemarin sore. "Yang jelas lahirnya tidak tadi pagi, " kata Kusmiwati.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul "KRONOLOGi Temuan Jasad bayi Hancur Tak Berbentuk di Jalan Mantup Lamongan, Dikira Daging Kurban"

Artikel Asli