Mengenal Teh Oolong yang Diminum Menteri Jokowi Jelang Habis Jabatan

kumparan Dipublikasikan 03.55, 19/10/2019 • Dewi Rachmat Kusuma
Ilustrasi teh oolong Foto: Pixabay

Para menteri ekonomi Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla kemarin berkumpul di Kantor Kemenko Perekonomian pada sore hari. Tuan rumah, Menko Perekonomian Darmin Nasution, mengadakan acara ngobrol santai dengan para wartawan.

Para menteri yang hadir antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menkominfo Rudiantara, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf.

Tak seperti biasanya, acara ngobrol santai kemarin diawali dengan melihat proses penyeduhan hingga minum teh bersama. Rupanya, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso merupakan salah satu orang penggagas acara tersebut. Menurutnya, acara ngeteh di sore hari akan membuat suasana semakin cair dan akrab.

Teh yang diminum para menteri ekonomi saat ngobrol santai. Foto: Nicha Muslimawati/kumparan

Di kebudayaan China, seni menyeduh teh disebut dengan Kung Fu Cha. Ada beberapa proses dan ketentuan yang harus dilalui pada Kung Fu Cha, mulai dari mempersiapkan teh, takaran dan suhu air panas, poci yang digunakan, hingga lamanya menyeduh teh.

Di China, minum teh adalah suatu ajang mengikat tali persaudaraan, simbol permintaan maaf, penghormatan dan juga relaksasi. Menyeduh dan menikmati teh dengan santai disebut sebagai waktu yang tepat untuk memulai perbincangan, dari tema ringan sampai berat.

“Kalau di budaya China, minum teh seperti ini seperti kita mempererat tali silaturahmi. Ada juga yang bilang sebagai acara penghormatan, pamitan,” kata Susi membuka acara sore itu di taman atas Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10).

Memang, kemarin adalah hari terakhir bagi para menteri bekerja di kantornya. Pada Minggu (20/10), Jokowi akan memulai pemerintahannya yang kedua bersama Ma’ruf Amin.

Sang master teh memulai proses penyeduhan teh. Sambil menyeduh, ia menjelaskan kepada para menteri bahwa teh yang diminum tersebut termasuk jenis oolong.

Teh yang disuguhkan kepada para menteri tersebut bermerek Twinings, merek teh nomor wahid asal London, Inggris. Teh ini telah dipasarkan di Inggris sejak 1706.

Teh yang diminum para menteri ekonomi saat ngobrol santai. Foto: Nicha Muslimawati/kumparan

Ada beberapa jenis teh yang diseduh untuk para menteri ekonomi Jokowi, salah satunya adalah Twinings Chakra Silver Tips dan Twinings Grey Dragon Oolong. Kedua jenis teh ini berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Bahkan, kedua teh jenis ini beberapa kali disuguhkan ke Ratu Inggris saat acara khusus, seperti Afternoon Tea, Royale Tea, maupun High Tea.

Teh Twinings ini terkenal sebagai tehnya para bangsawan. Namun sejak 2005, Twinings mengeluarkan jenis Everyday Tea, seperti teh celup, yang bisa diminum sehari-hari dan dipasarkan lebih luas ke masyarakat umum di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Harga dari teh Twining pun beragam. Mengutip laman resmi Twinings, harga teh tersebut dijual mulai dari 3 euro atau sekitar Rp 47.000 (kurs Rp 15.700 per euro) untuk jenis Everyday Tea, hingga jenis-jenis tertentu yang harganya sekitar Rp 800.00-1 juta per 100 gram dalam bentuk daun teh kering.

Nah, untuk harga teh yang diminum para menteri ekonomi Jokowi kemarin yakni sekitar Rp 400.000 per 100 gram untuk teh Twinings Chakra Silver Tips dan Rp 500.000 per 100 gram untuk teh Twinings Grey Dragon Oolong.

“Ini tehnya wanginya enak banget, ada kayak wangi chamomile, jasmine, mint, bikin rileks wanginya, enak banget,” kata Sri Mulyani sebelum meminum teh.

Sejumlah menteri hadir di acara ngobrol bareng Menko Perekonomian Darmin Nasition, Jumat (18/10/2019). Foto: Nicha Muslimawati/kumparan

Di sela-sela acara minum teh, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono nyeletuk bahwa beberapa jenis teh tersebut memang berasal dari Indonesia. Mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, sampai Papua.

“Tehnya ada juga yang dari Mandailing, Sumatera Barat. Ada juga yang dari Bandung. Teh kita ini banyak diekspor ke Inggris sana. Tapi kita ikut beli yang produknya ini dari sana. Piye toh?” kata Basuki yang disambut tawa para tamu undangan.

Acara meminum teh pun dilanjutkan dengan ngobrol bersama. Darmin membuka perbincangan dengan menceritakan pengalamannya selama menjadi Menko Perekonomian.

Tak terasa, suasana di taman pun sudah semakin gelap. Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB itu berakhir pukul 17.30 WIB dan ditutup manis dengan foto bersama.

Artikel Asli