Mengenal Penyebab Lipoma, Benjolan yang Muncul di Bawah Kulit

Merdeka.com Dipublikasikan 00.45, 10/08

                Penyakit Lipoma. liputan6.com
Lalu hal apa saja yang menjadi penyebab lipoma dan seperti apa gejala yang mungkin muncul pada setiap penderitanya. Dilansir dari laman Medical News Today, berikut kami telah merangkum penjelasan mengenai penyebab lipoma, gejala beserta informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui.

Sama seperti asupan lainnya, lemak juga merupakan salah satu asupan makanan yang diperlukan tubuh. Dalam hal ini, tubuh akan menyerap dan membentuk sel lemak yang digunakan sebagai cadangan energi. Dengan begitu, tubuh memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan berbagai kegiatan dan aktivitas keseharian dengan baik.

Namun sayangnya, pertumbuhan sel lemak yang terjadi secara berlebihan justru dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. Jika hal ini terjadi, maka tubuh dapat mengalami gangguan Lipoma, yaitu benjolan yang tumbuh di bawah kulit. Kondisi ini biasanya juga disebut sebagai tumor jinak atau pertumbuhan sel abnormal non kanker.

Lipoma ini dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Namun umumnya, lipoma muncul di beberapa bagian tubuh seperti bahu, dada, leher, paha, dan ketiak. Di samping itu, pada kasus yang jarang terjadi lipoma juga dapat tumbuh dan terbentuk di organ dalam, tulang, atau juga otot.

Dalam perkembangannya, lipoma ini tumbuh secara lambat selama beberapa bulan hingga tahun. Biasanya lipoma yang tumbuh di bawah kulit bisa mencapai ukuran 2–3 cm. Lipoma ini memiliki tekstur yang lembut dan akan sedikit bergerak di bawah kulit saat ditekan. Sehingga, lipoma yang tumbuh di tubuh bagian luar memang dapat terlihat dengan jelas dan mungkin akan mengganggu penampilan bagi sebagian orang.

Lalu hal apa saja yang menjadi penyebab lipoma dan seperti apa gejala yang mungkin muncul pada setiap penderitanya. Dilansir dari laman Medical News Today, berikut kami telah merangkum penjelasan mengenai penyebab lipoma, gejala beserta informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui.

Penyebab Lipoma

liputan6.com

Hal-hal yang menjadi penyebab lipoma sebanarnya belum dapat dipahami secara pasti. Namun diketahui, gen menjadi salah satu penyebab lipoma yang mungkin terjadi pada sebagian besar orang. Dalam hal ini, orang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat lipoma mempunyai risiko lebih tinggi untuk terserang penyakit yang sama.

Selain itu, lipoma juga dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki kondisi medis tertentu. Seperti orang dengan Sindrom Gardner, Sindrom Cowden, serta orang yang menderita penyakit Madelum Adiposis Dolorosa. Di samping itu, peneliti juga menemukan kecenderungan lipoma yang terjadi akibat cedera pada bagian tubuh tertentu. Sehingga akan mengganggu pertumbuhan sel lemak dan menyebabkan benjolan di bawah kulit.

Gejala Lipoma

©shutterstock.com/Kristo-Gothard Hunor

Setelah memahami hal-hal yang memiliki kecenderungan kuat sebagai penyebab lipoma, selanjutnya Anda juga perlu mengetahui gejala apa saja yang muncul saat terserang lipoma. Seperti yan telah dijelaskan sebelumnya, lipoma berupa benjolan di bawah kulit yang dapat terlihat dengan jelas. Benjolan ini mempunyai tekstur lembut dan akan bergerak di bawah kulit ketika ditekan.

Namun, pada lipoma yang terdapat di bagian tubuh lebih dalam biasanya tidak dapat terlihat dengan jelas. Meskipun begitu, keberadaan lipoma ini dapat memberikan tekanan pada organ lain dan bisa memunculkan gejala tertentu. Misalnya, seseorang yang mempunyai lipoma di dekat usus bisa mengalami mual, muntah dan sembelit akibat tekanan yang didapat dari lipoma.

Sehingga meskipun tidak dapat terlihat, lipoma dapat dirasakan melalui gejala-gejala yang muncul. Hal ini tentu saja perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi yang terjadi sebenarnya.

Faktor Risiko

©CC0 Public Domain

Setelah mengetahui penyebab lipoma beserta beberapa gejala yang muncul, selanjutnya perlu diketahui pula faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang terkena lipoma. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, orang yang berasal dari keluarga dengan riwayat satu atau lebih lipoma tentu mempunyai risiko yang lebih tinggi. Selain itu, lipoma juga cenderung terjadi pada orang dengan usia 40–60 tahun.

Faktor risiko lain yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena lipoma juga bisa berasal dari kondisi kelebihan berat badan, kolesterol tinggi, diabetes, gangguan hati, dan intoleransi glukosa. Bagi Anda yang memiliki salah satu dari beberapa kondisi medis tersebut, perlu berhati-hati. Jika sudah mengalami salah satu gejala, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pengangkatan Lipoma

Setelah memahami penyebab lipoma dan beberapa penjelasan di atas, tentu Anda akan bertanya apakah perlu dilakukan pengangkatan lipoma atau tidak. Perlu diketahui, bahwa sebenarnya lipoma merupakan gangguan kesehatan yang tidak berbahaya. Sehingga sebagian besar orang tidak perlu menjalani operasi pengangkatan.

Meskipun begitu, beberapa orang yang menderita lipoma memilih tindakan pengangkatan lipoma. Hal ini biasanya dilakukan jika terdapat risiko kondisi yang lebih berat atau parah, yaitu seperti:

  • Bersifat kanker,
  • Lipoma tumbuh besar dengan cepat,
  • Menimbulkan gejala yang mengganggu, seperti rasa sakit atau nyeri, tidak nyaman, serta mengganggu fungsi tubuh normal,
  • mengganggu penampilan,
  • dokter tidak dapat memastikan apakah lipoma yang terjadi merupakan jenis tumor atau yang lain.

Dari beberapa faktor tersebut, seseorang yang menderita lipoma dapat mengambil tindakan operasi pengangkatan lipoma. Hal ini bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih buruk. Sehingga tubuh bisa kembali normal dan bebas dari berbagai implikasi penyakit yang mungkin terjadi.

Artikel Asli