Mengapa Ukuran Gelas Starbucks Tidak Disebut Small, Medium, dan Large? Ini Alasannya

Tribun Travel Dipublikasikan 13.22, 11/08
Gelas-gelas Starbucks

TRIBUNTRAVEL.COM - Kamu yang suka ngopi pasti sering datang ke kedai kopi tak terkecuali Starbucks.

Nah, jika kamu sadari di Starbucks kamu akan ditawari kopi dengan ukuran tall, grande, dan venti bukan small, medium ataupun large.

Ada yang tahu kenapa demikian? Apakah ada makna dari penggunaan istilah tersebut?

Tenang, ada baiknya kamu simak penjelasan berikut ini.

Pada 1983, pendiri Starbucks, Howard Schultz jalan-jalan ke Italia dan dia jatuh cinta dengan kedai kopi.

Kemudian dia ingin membuat kedai kopi yang serupa dengan yang ada di Amerika.

Singkat cerita Schultz membuka kedai kopi pertamanya yang bernama II Giornale.

Schultz ingin menawarkan kedai kopi dengan cara yang berbeda, yang lebih eksotis, dan tidak sekadar kopi yang diseduh di gelas.

Gelas Starbucks (Gambar oleh Engin Akyurt dari Pixabay )

Akhirnya Schultz mendesain kedai kopinya ala Italia dengan menggunakan istilah yang berbeda untuk minuman yang disajikannya.

Dia ingin menghormati dan tetap memasukkan unsur budaya Italia yang pada akhirnya dipilihlah beberapa kata yang dipakai untuk menu di kedai kopi milik Schultz.

Setelah sukses, II Giornale diperluas dan sekarang dikenal dengan nama Starbucks.

Pada 1990-an, sebenarnya ada tiga ukuran yakni short, tall, dan grande.

Short sama dengan small, tall sama dengan medium, dan grande sama dengan large.

Seorang wanita yang tengah menikmati minuman Starbucks (Gambar oleh Engin Akyurt dari Pixabay )

Lalu, Starbucks memperkenalkan ukuran venti, yang membuat ukuran small dihilangkan sehingga tall justru menjadi ukuran paling kecil di Starbucks.

Namun yang perlu kamu ketahui, sebenarnya masih ada ukuran di bawah tall yakni short biasanya digunakan untuk minuman panas, dan ukuran di atas venti yakni Trenta yang biasanya digunakan untuk ice tea atau frape.

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Artikel Asli