Menantu Jokowi, Bobby Nasution Resmi Daftar Bakal Calon Wali Kota Medan

Kompas.com Dipublikasikan 11.42, 13/12/2019 • Kontributor Medan, Dewantoro
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Bobby Afif Nasution mengunjungi sekretariat DPD Golkar Medan di Jalan Gatot Subroto, Jumat (13/12/2019). Kunjungannya itu untuk mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Medan.

MEDAN, KOMPAS.com - Menantu Presiden Jokowi, Bobby Afif Nasution resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Medan melalui Partai Golkar.

Bobby mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wali kota Medan ke sekretariat DPD Golkar Medan di Jalan Gatot Subroto, Jumat (13/12/2019) siang. 

Bobby mengatakan, Golkar dipilih sebagai kendaraan politiknya setelah berkonsultasi dengan para senior di partai tersebut.

Tidak hanya ke Golkar, Bobby juga terus membangun komunikasi lintas partai.

“Selalu kita minta masukan dari teman-teman, dari senior-senior di partai, bagaimana tahapan untuk mengikuti pilkada ataupun bagaimana solusi untuk menyelesaikan permasalahan di Kota Medan,” ujar Bobby, Jumat. 

Baca juga: Gibran Dapat Pesan Khusus dari Jokowi Sebelum Maju Pilkada Solo

Bobby memiliki visi misi memperbaiki Kota Medan, sebagaimana yang diinginkan masyarakat.

Menurut Bobby, Golkar adalah rumah keluarga. Dia juga sudah menjalin komunikasi terlebih dahulu kepada Golkar tentang niatannya maju ke Pilkada Medan.

Soal bakal calon wakil wali kota yang bakal mendampinginya, dia mengatakan masih menjalin komunikasi ke parpol lain.

“Makanya tadi saya sampaikan, saya mengembalikan formulir, mengembalikan ke rumah keluarga. Karena ada keluarga saya di sini dan tadi sudah disampaikan oleh kader Partai Golkar sendiri. Dan untuk PKS, kita (juga) sudah menjalin komunikasi,” ungkap Bobby.

“Bukan strategi secara politik maksudnya. Cuma itu kita minta saran kemarin, kita minta masukan bagaimana dari teman teman partai, baiknya bagaimana. Karena saya baru di sini, saya belum paham betul masalah politik. Saya minta saran kemudian mereka memberikan saran seperti itu saya ikuti,” ujar Bobby menambahkan.

Bobby optimis Golkar akan mendukungnya. Bobby juga sudah mengembalikan formulir ke PDI Perjuangan.

“Saya sangat memohon doanya untuk sama-sama kita mengerakkan, sama-sama kita membangun kota Medan,” ujar dia.

Bobby mengembalikan formulir ke Golkar di masa perpanjangan waktu. Sebelumnya, Golkar sudah menutup pendaftaran dan kembali membuka pendaftarab dengan masa perpanjangan dari 9-13 Desember 2019.

Ketua DPD Golkar Medan Muhammad Syaf Lubis  mengatakan, hingga kini sudah ada 16 bakal calon wali kota yang mengembalikan formulir.

Mereka yaitu Kolonel Syaiful Azhar, Kombes (Purn) Maruli Siahaan, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, anggota DPRD Medan Ihwan Ritonga, dan O K Faisal.

Bakal calon lainnya yaitu Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya, mantan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Rolel Harahap, anggota DPRD Sumut Nezar Djoeli, akademisi Sakhyan Asmara, dan Ketua DPC PKB Medan Hamdan Simbolon. 

Lalu ada Dirut PD Pembangunan Kota Medan Putrama Alkhairi, Kolonel (Purn) Indra Junjungan, pengusaha Abdul Manan Nasution, anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution, dan terakhir Bobby Afif Nasution.

“Ini membuktikan partai Golkar masih dicintai dan sayangi,” ujar Syaf Lubis.

Baca juga: Bobby Nasution Maju Pilkada Medan, Masuk Radar Nasdem hingga Golkar Atur Pertemuan Ketiga

Nantinya 16 nama itu akan disaring di Golkar Medan menjadi 10 nama. Kemudian, mereka menyerahkan nama-nama tersebut ke DPD Golkar Sumut untuk selanjutnya diserahkan ke DPP Golkar.

“Kami yakin dan percaya, semua yang calon ini punya keinginan yang sama membangun kota ini. Bagi Partai Golkar siapapun yang dipercayakan yang diputuskan oleh DPP Partai Golkar pusat adalah calon yang mau membangun kota Medan, yang bisa mengubah kota Medan, walaupun Kota Medan sudah baik, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik,” ungkap Syaf Lubis. 

Sebelumnya, ipar dari Bobby, Gibran juga telah mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo melalui DPD PDI-P Jateng di Semarang, Kamis (12/12/2019).

Gibran berjanji akan menyejahterakan warga Solo dengan kebijakan yang dia buat jika nantinya terpilih menjadi wali kota Solo pada Pilkada Solo 2020.

Penulis: Kontributor Medan, DewantoroEditor: David Oliver Purba

Artikel Asli