Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Melalui Youtap, transaksi non tunai layanan drive thru McDonald's naik signifikan

Kontan.co.id Dipublikasikan 11.28, 15/04/2020 • Annisa Fadila

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan teknologi yang memiliki fokus layanan membantu pelaku usaha berkomitmen untuk mendorong adopsi transaksi digital seiring himbauan Bank Indonesia untuk menggunakan transaksi non tunai guna mencegah penularan Covid-19.

Youtap Indonesia telah mengembangkan solusi digital untuk McDonald’s yang sudah terintegrasi dengan beberapa penerbit uang elektronik seperti LinkAja, ShopeePay serta aplikasi reward cashback.

Baca Juga: Tamasia gandeng Pos Indonesia permudah menabung emas mulai dari Rp 10.000

Solusi dengan scanner khusus tersebut telah terintegrasi untuk transaksi di kasir counter, Self Ordering Kiosk (SOK) serta layanan Drive Thru.

Oleh sebab itu, metode transaksi ini aman digunakan saat pandemik Covid-19, dimana transaksi non tunai berperan untuk mengurangi interaksi dengan pihak lain.

Direktur IT dan Keuangan McDonald’s Yanti Lawidjaja mengatakan, solusi digital non tunai dari Youtap kerap mendukung insiatif non tunai serta memberikan keleluasaan kepada pelanggan dalam melakukan pembayaran.

“Dengan transaksi yang cepat dan aman melalui solusi Youtap ini, McDonald’s juga melihat kenaikan yang signifikan untuk penggunaan non tunai pada transaksi drive thru di masa pandemi.” Kata Yanti dalam keterangan tertulis Rabu, (15/4).

Sementara itu, CEO Youtap Indonesia Herman Suharto menambahkan, sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB) di beberapa kota Youtap turut memberi dukungan, termasuk penambahan pembayaran lain di McDonald’s dalam waktu dekat. Ia menyebutkan, hal tersebut merupakan komitmennya dalam melayani konsumen.

Baca Juga: Youtap menjaring untung dari ragam layanan bisnis

Perlu diketahui, sebelumnya Youtap mencatat adanya kenaikan transaksi non tunai pada merchant-merchant lain di seluruh Indonesia. Herman menyebutkan, kenaikan transaksi mencapai 129%. Hal itu dikarenakan adanya perubahan kebiasaan konsumen yang memilih untuk melakukan pembayaran non tunai di tengah pandemi Corona.

“Wabah corona memberikan dampak pada entitas bisnis. Saat ini Youtap tengah melakukan edukasi kepada merchant untuk program bersih, sehat, aman menjaga kebersihan, social distancing dan bertransaksi menggunakan non tunai,” Imbuhnya.

Artikel Asli