Melahirkan Diam-Diam, Seorang Mama Buat Skenario Soal Penemuan Bayi

Popmama.com Dipublikasikan 12.50, 12/08 • Dimas Prasetyo
Freepik/Jcomp

Seorang perempuan berinisial D (20) membuat banyak orang geger karena berpura-pura menemukan sesosok bayi yang ternyata anaknya sendiri. Perbuatan yang bisa dibilang di luar akal sehat ini terjadi di Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat pada hari Minggu (9/8/2020).

Drama ini bermula ketika D berusaha menyetel musik yang cukup keras di kediamannya. Momen tersebut tentu membuat para tetangga merasa terganggue padahal D ketika itu ingin mengalihkan perhatian orang di sekitar.

Di teras rumahnya, D melahirkan si Kecil secara diam-diam tanpa bantuan orang lain. Walau tak ada tenaga medis yang membantu, namun D berusaha untuk melahirkan sendiri dengan selamat. 

Setelah selesai melahirkan, skenario drama buatan D pun mulai dimainkan.  

Jika Mama ingin mengetahui beberapa detail berita terkait kejadian ini, Popmama.com telah merangkumnya lebih detail. 

Disimak yuk, Ma! 

Skenario Drama Buatan D Mulai Dimainkan Usai Melahirkan Anaknya 

Unsplash/Liv Bruce

Setelah melahirkan sendirian, D langsung berpakaian rapi seolah ingin pergi kerja. Momen tersebut terjadi begitu saja, seolah tidak seperti perempuan yang baru saja melahirkan. 

Berdasarkan konfirmasi dari Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto pada Selasa (11/8/2020), beliau mengatakan bahwa D menaruh bayi yang baru dilahirkannya di depan rumah kemudian memanggil orangtuanya. 

Di depan sang Mama (53), D bertingkah panik karena menemukan bayi baru lahir di depan teras rumahnya. Ia mengatakan bahwa ada seseorang yang telah meninggalkan bayi tersebut secara diam-diam. 

Ketika sama-sama panik, Mama dari D memberitahukan ke tetangga sekitar hingga pada akhirnya informasi ini sampai ke Polsek Palmerah. Bayi bersama ari-arinya yang masih menempel ini pun dibawa langsung ke Puskesmas Palmerah untuk mendapatkan perawatan. 

Akibat Hubungan di Luar Nikah, D Berusaha Membuat Skenario Drama

Freepik/onlyyouqj

Sebelum menghilang dan tak ada kabar, D sempat berpamitan kepada sang Mama untuk bekerja setelah menemukan seorang bayi. 

D dicurigai dan menjadi saksi kunci atas peristiwa tersebut, lalu D dicari oleh pihak berwajib hingga akhirnya ditemukan di daerah Kebon Jeruk. Ketika terlihat terkulai lemas pasca melahirkan sendirian, D akhirnya dibawa ke Puskesmas Palmerah untuk mendapatkan perawatan.

Dari keterangan D, dirinya melakukan perbuatan tersebut karena memiliki alasan tersendiri. Ia tidak memiliki uang untuk menjalani proses persalinan di rumah sakit. 

Selain itu, D mengaku bahwa bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan di luar nikah. Sang Kekasih tidak ingin bertanggung jawab dan berusaha mengancam akan menjual bayi tersebut ketika dilahirkan. 

Ketika di Puskesmas Palmerah, tenaga medis melakukan rapid test terhadap D dan bayinya. Dari keterangan Supriyanto, keduanya reaktif dan harus melanjutkan ke tahap swab test. 

Sekarang mama dan anak ini dirawat di Puskesmas Palmerah sambil menunggu hasil swab. 

Apa Saja Bahaya yang Terjadi ketika Seseorang Melahirkan Sendiri? 

pixabay/ redgular

Terkait peristiwa yang dialami oleh D perlu diketahui bahwa melahirkan sendiri tidaklah mudah. Tak jarang ada risiko buruk yang bisa mengintai ketika seseorang melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain. 

Berikut beberapa risiko yang dapat terjadi ketika seseorang melahirkan sendiri, antara lain: 

  • Mengalami perdarahan postpartum

Ketika melahirkan sendirian tanpa bantuan orang lain, maka risiko terjadinya perdarahan postpartum akan semakin meningkat. Padahal jika kondisi ini tidak terkontrol, maka bisa menyebabkan kehilangan banyak darah. 

Proses persalinan yang banyak kehilangan darah hanya akan membahayakan bayi dan sang Mama. Maka dari itu, perlu sekali melakukan tindakan yang harus disegerakan untuk menghentikan perdarahan. 

Jika tidak, kehilangan banyak darah hanya akan menyebabkan kematian. 

  • Terjadi gawat janin yang akan mengancam keselamatan si Kecil

Gawat janin menjadi salah satu bahaya yang mengintai ketika seseorang melahirkan sendiri. Padahal jika tidak mendapatkan pertolongan yang tepat, maka bayi yang dilahirkan tidak dapat selamat.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang memicu terjadinya gawat janin, antara lain kekurangan oksigen, mengalami hipertensi saat hamil serta cairan ketuban yang terlalu sedikit. 

  • Proses persalinan terjadi dalam jangka waktu yang lebih lama

Ma, melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain memang akan menguras banyak tenaga. Mengingat tidak ada yang membantu kemajuan dalam proses pembukaan, sehingga terkesan lebih lama. 

Beberapa risiko di atas bisa sangat mengancam ketika masih nekat ingin melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain. Diharapkan sebelum memiliki keinginan untuk melahirkan sendirian, ada baiknya berpikir ulang agar terhindar dari berbagai risiko buruk. 

Itulah berita mengenai seorang mama yang melahirkan diam-diam sendirian. Semoga kejadian tersebut tidak terulang ya, Ma.

  • Viral, Kepala Bayi Tersangkut dalam Rahim saat Dilahirkan di Toilet
  • Miris, 2 Bayi Berusia 14 Hari di Sumatera Selatan Positif Covid-19
  • Unik! Bayi Kembar di India Diberikan Nama Corona dan Covid
Artikel Asli