Media Italia "Sarri Out", Agnelli: Kami Butuh Waktu untuk Menentukan

Kompas.com Dipublikasikan 06.50, 08/08/2020 • Firzie A. Idris
AFP/JONATHAN NACKSTRAND
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, saat mendampingi timnya pada laga International Champions Cup (ICC) 2019 melawan Atletico Madrid, di Swedia, 10 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Media Turin bereaksi kuat terhadap Maurizio Sarri setelah Juventus diusir dari Liga Champions oleh Lyon. Namun, presiden Juventus memilih untuk bersabar dalam menentukan nasib sang pelatih Bianconeri.

Juventus ditembak jatuh wakil Perancis, Olympique Lyon, pada babak 16 besar Liga Champions.

Kendati menorehkan kemenangan 2-1 di Turin pada Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB, Cristiano Ronaldo dkk tersingkir karena kalah produktivitas gol tandang.

Juve menyerah 0-1 pada laga leg pertama di Lyon yang bergulir sebelum lockdown.

Baca juga: Liga Champions - Juve Tersingkir, tetapi Ronaldo Melaju di Jajaran Top Skor Sepanjang Masa

Kegagalan Juventus direspon keras oleh media olahraga asal Turin, Tuttosport.

"Sarri Out" adalah judul yang terpampang di halaman utama koran olahraga tersebut.

Paragraf di bawah judul besar itu menggambarkan reaksi mereka:

"Juventus keluar dari Liga Champions pada babak kedua kendati Ronaldi tampil luar biasa. Ini adalah kegagalan Sarri, yang tak bisa membuat tim bermain meyakinkan. Dybala bermain dan cedera lagi."

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, pun berbicara kepada media seusai laga kontra Lyon tersebut.

Menurutnya, musim ini manis dan pahit.

"Keseimbangan sulit pada musim yang tidak mudah. Kami mengamankan hasil hebat dengan memastikan gelar liga kesembilan secara beruntun," tutur Agnelli kepada Sky Italia seperti dikutip dari Tuttosport.

"Namun, ia mengecewakan di Liga Champions. Sebelum ini kami punya mimpi dan target di Liga Champions."

Baca juga: Ketergantungan Akut Juventus ke Cristiano Ronaldo di Liga Champions

Agnelli juga membahas soal masa depan Maurizio Sarri. Banyak pihak berpendapat hasil kontra Lyon merupakan paku di nasibnya bersama Juventus.

Akan tetapi, sang presiden mengaku tak akan mengambil keputusan dengan cepat.

"Kalah dari Lyon tentu membuat kami semua kecewa, jadi kami akan mengambil waktu dan membuat perhitungan."

"Kami akan menghadapi musim baru dengan antusiasme untuk selalu memenangi semua kompetisi di mana kami berpartisipasi dengan atau tanpa pelatih sama," ujarnya lagi.

"Juventus punya target-target yang harus dipenuhi baik di Italia atau kompetisi antarklub Eropa."

"Namun, kami juga tidak beranggapan bahwa gelar liga datang karena momentum sebelumnya, setiap kali kami memulai dari titik nol."

"Semua soal keseimbangan. Kami harus fokus ke target dan membuat pertimbangan jika ada yang tak terpenuhi."

Penulis: Firzie A. IdrisEditor: Firzie A. Idris

Artikel Asli