Mauricio Pochettino Dipecat Spurs, Bagaimana Nasib 2 Anaknya?

kumparan Dipublikasikan 13.19, 21/11/2019 • Supersoccer
Mauricio Pochettino. Foto: Reuters/Marko Djurica

Mauricio Pochettino resmi dipecat oleh Tottenham Hotspur. Jose Mourinho dipilih oleh manajemen The Lilywhites untuk menjadi suksesornya.

Namun, tidak cuma Pochettino yang harus angkat koper. Sejumlah nama juga harus meninggalkan London Utara. Mereka adalah Jesus Perez (asisten Pochettino), Miguel D'Agostino (sfaf pelatih tim utama), dan Toni Jimenez (pelatih kiper).

Nuansa ruang ganti Spurs yang sebelumnya bernuansa latino mendadak berubah menjadi beraroma Portugis. Joao Sacramento ditunjuk menjadi 'tangan kanan' The Special One, Nuno Santos dipilih sebagai pelatih kiper, dan Ricardo Formosinho selaku analis taktik.

Ada juga orang Venezuela, yakni Carlos Carlos Lalin yang direkrut jadi pelatih kebugaran. Lalu, Giovanni Cerra, analis teknik asal Italia yang menjadi bawahan Mourinho semasa di Chelsea dan United.

Asisten Jose Mourinho di Tottenham Hotspur, Joao Sacramento. Foto: PASCAL GUYOT / AFP

Enggak cuma staf kepelatihan Spurs era Pochettino yang angkat kaki. Satu anak kandung juru taktik asal Argentina itu disebut juga bakal meninggalkan Tottenham Hotspur Stadium.

Dia adalah Sebastiano Pochettino. Pria yang disebut The Sun berusia 24 tahun ini bekerja di Spurs sejak Juli 2016 sebagai Sport Science Assistant di tim utama setelah lulus dari Southampton Solent University pada tahun yang sama.

Sebastiano naik pangkat menjadi Sport Scientist di tim utama per Juni 2017. Dia disebut sebagai sosok yang populer di antara para pemain Spurs, biasa hadir di tengah latihan harian hingga di pinggir lapangan saat pertandingan berlangsung.

Kalau kepoin profil Linkedin-nya, sih, Sebastiano mengaku ahli di bidang latihan ketahanan, manajemen recovery, hingga penanganan cedera. Dilansir football.london, anak pertama Mauricio ini juga ikut meninggalkan klub bersama ayahnya dan para pelatih lainnya pekan ini.

Sementara itu, anak kedua Pochettino, Maurizio, kini tergabung dalam tim U-18 Spurs. Football.london menyebut bahwa winger kelahiran 30 Maret 2001 ini juga sudah menembus tim U-23, U-21, dan U-19 Spurs.

Kabarnya, Maurizio --yang terhitung sebagai pemain akademi Spurs-- terikat kontrak hingga 2022. Well, tampaknya, dia masih bisa diberi kesempatan unjuk gigi di Spurs. Siapa tahu tembus tim utama,toh?

Namun, lain lagi ceritanya seandainya sang ayah sudah dapat 'kantor' baru. Bisa jadi dia juga bakal diajak.

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

Artikel Asli