Matahari Putra Prima (MPPA) sambut positif pelonggaran PSBB di DKI Jakarta

Kontan.co.id Dipublikasikan 11.44, 04/06 • Amalia Nur Fitri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten ritel PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menyambut positif rencana pelonggaran PSBB di DKI Jakarta yang rencananya berlangsung pada Senin (8/6) mendatang.

Danny Kojongian, Corporate Secretary MPPA berkata selama pandemi COVID-19 berlangsung dan PSBB diberlakukan, jumlah kunjungan di gerai swalayannya menurun drastis.

Baca Juga: Dihantam pandemi Covid-19, MPPA prediksi penurunan kinerja di kuartal I 2020

"Selama PSBB ini, kami masih diizinkan beroperasi karena menjual barang kebutuhan sehari-hari. Namun memang, kunjungan selama masa pandemi ini sangat menurun dibandingkan tahun lalu. Jika PSBB benar dilonggarkan dan pusat perbelanjaan beroperasi kembali, hal ini akan jadi potensi mengerek kunjungan lagi," ungkap Danny saat dihubungi Kontan, Kamis (4/6).

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi melonggarkan pelaksanaan PSBB di wilayahnya dengan syarat adanya protokol kesehatan di kegiatan sosial ekonomi. Kegiatan sosial ekonomi tersebut berprinsip jumlah pengunjung harus 50% dari kapasitas, harus ada jarak satu meter dan harus ada tempat cuci tangan.

Danny berkata, pihaknya juga telah siap memberlakukan protokol kesehatan di semua jaringan gerainya. Hal ini pula telah dijalankan dalam dua bulan terakhir.

"Kontrol kesehatan kami masih ketat. Kami berlakukan protokol physical distancing, menjaga higienitas dengan membersihkan lokasi secara regular dengan desinfektan, serta pengecekan suhu. Ini yang sudah dilakukan selama pandemi," lanjutnya.

Baca Juga: Gelar RUPST, PT Matahari Putra Prima (MPPA) rombak susunan direksi dan komisaris

Sepanjang masa pandemi pula, MPPA telah menyediakan layanan berbelanja secara online dan pemesanan melalui WhatsApp untuk gerai Hypermart, Foodmart Primo, Hyfresh, FMX dan SmartClub. Namun, kontribusinya masih sekitar 5% dibandingkan total pendapatan keseluruhan.

Danny melanjutkan, jikalau PSBB tetap dilanjutkan sampai akhir Juni, maka operasional dan protokol yang diberlakukan di gerainya tidak berubah. "Kalau diperpanjang, tidak ada perubahan. Masih sama seperti ini," ujarnya.

Artikel Asli