MasterChef Indonesia Disebut Settingan, Chef Arnold Buka Suara

Kompas.com Dipublikasikan 11.18, 20/01 • Rintan Puspita Sari
KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTI
Chef Arnold Poernomo

JAKARTA, KOMPAS.com - Chef Arnold Poernomo, juri ajang MasterChef Indonesia akhirnya beri jawaban tentang ramainya tudingan yang menyebut bahwa acaranya settingan.

Melalui vlog Boy William yang berjudul "Chef Arnold & Boy William PAMER BOJO HINGGA BONGKAR MASTERCHEF SETTINGAN!", akhirnya Chef Arnold memberikan penjelasan.

"Loe sekarang (di) MasterChef, is the number one rating show, beneran enggak sih itu acara? Is it real? Mereka beneran masak?” tanya Boy.

"Beneran lah. Beneran masak sejam," kata Chef Arnold.

Baca juga: Chef Arnold Marah Peserta MasterChef Indonesia Contek Resep, Langsung Didiskualifikasi

Kemudian, Boy menyampaikan pandangan negatif penonton yang menduga acara pencarian bakat memasak itu adalah settingan.

“Tahu enggak yang gue denger bro. Katanya masak-masaknya giliran kameranya nyala, kalau lagi off ada kru- nya yang masakin biar cepet gitu bro,” kata Boy.

Merespons, Chef Arnold lantas menjelaskan kalau gosip tersebut salah besar.

Menurutnya, para juri tidak mungkin membiarkan kru yang tidak bisa memasak untuk menggantikan peserta.

"Ooh, enggak ada. Kru-nya enggak bisa masak lah, gila loe. Kalau misalnya satu orang, mau berapa kru yang masak," ucap Chef Arnold menahan tawa.

"Di-setting yes," kata Chef Arnold kemudian menjelaskan.

Baca juga: 6 Fakta Chef Renatta, Pesonanya Gantikan Posisi Raisa dan Isyana

Tetapi, Chef Arnold lantas menjelaskan setting atau rekayasa yang dimaksud olehnya.

"Settingan-nya kenapa? Ya kita masuk set, galeri, ada lighting, ada kompor, ada cameraman, nge-set sound, ya itu di-setting," ucap Chef Arnold.

Chef Arnold kemudian menegaskan bahwa, keseluruhan acara MasterChef Indonesia, selain yang disebutkannya merupakan kejadian nyata. Terutama, bagian peserta memasak.

Baca juga: Chef Arnold Marah Peserta MasterChef Indonesia Contek Resep, Langsung Didiskualifikasi

Penulis: Rintan Puspita SariEditor: Novianti Setuningsih

Artikel Asli