Mark Zuckerberg Ungkap Penyebab Facebook Cs Sering Down

Kompas.com Dipublikasikan 17.04, 10/10/2019 • Yudha Pratomo
Brendan Smialowski / AFP
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat memberikan kesaksian di depan senat atas skandal kebocoran data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica.

KOMPAS.com - Selama tahun 2019 ini tercatat sebanyak empat kali layanan milik Facebook Inc. tumbang secara bersamaan. Terakhir kali media sosial Facebook, Instagram dan WhatsApp tursungkur adalah pada awal bulan Juli lalu.

Kejadian tumbangnya tiga layanan Facebook pada Juli lalu tercatat menjadi gangguan dengan durasi yang paling lama terjadi. Downdetector mencatat gangguan tersebut mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB sampai dini hari.

Facebook kemudian meminta maaf. Jejaring sosial ini pun berdalih bahwa terjadi kesalahan sistem saat proses maintenance dilakukan. Namun benarkah demikian?

Beberapa waktu lalu sebuah rekaman pembicaraan bos Facebook, Mark Zuckerberg bocor kepada media. Dalam rekaman ini juga Zuckerberg turut membicarakan penyebab dari tumbangnya layanan Facebook beberapa bulan lalu.

Meski Zuckerberg melontarkan pernyataan yang cukup diplomatis, pada intinya ia mengakui bahwa Facebook memang tengah menjalankan serangkaian tes, dan tes itulah yang kemudian membuat sistem menjadi "down".

"Jadi hal-hal yang sebelumnya hanyalah sebuah hal kecil, sekarang menjadi hal-hal yang menyebabkan sistem runtuh, dan kita perlu mengubah cara kita bereaksi terhadap hal tersebut, dan lebih fokus pada keandalan sistem yang sedang dibuat," kata Zuckerberg dalam rekaman tersebut.

"Jadi bukan hanya karena satu hal teknis, melainkan kompleksitas pada sistem yang tengah berkembang," lanjutnya.

Zuckerberg juga mengatakan bahwa tumbangnya layanan Facebook memberi dampak besar terhadap kepercayaan pengguna. Bahkan menurutnya tak sedikit pengguna yang kemudian beralih ke layanan lain seperti iMessage atau Telegram.

Ia juga menambahkan, butuh waktu panjang hingga berbulan-bulan untuk kembali mendapat kepercayaan pengguna terhadap layanannya.

"Jadi ya, ini masalah besar. Kami melakukan hal yang lebih buruk daripada sebelumnya," pungkas Zuckerberg.

Facebook sendiri sudah empat kali mengalami gangguan. Gangguan pertama terjadi pada bulan Januari lalu.

Namun kala itu, hanya dua layanan yang mengalami gangguan, yakni Instagram dan WhatsApp, yang tidak dapat digunakan di sejumlah wilayah dunia.

Kemudian gangguan kedua dan yang terparah dialami ketiga layanan ini pada pertengahan Maret 2019. Ketika itu, baik Facebook, Instagram, maupun WhatsApp sama-sama mengalami gangguan selama berjam-jam dari pagi hingga tengah hari.

Saat itu muncul dugaan di antara para netizen bahwa Facebook tengah diserang oleh peretas, tapi dugaan tersebut segera ditepis oleh Facebook dengan mengatakan penyebabnya adalah gangguan server.

Satu bulan setelahnya, pada April, ketiga layanan ini kembali mogok untuk ketiga kalinya pada 2019.

Ketika itu pengguna Instagram mengeluhkan sulit mengunggah konten, bahkan fitur-fitur utama seperti Instagram Stories, Direct Message, dan aliran feed tidak dapat digunakan.

Penulis: Yudha PratomoEditor: Reska K. Nistanto

Artikel Asli