Marcus Rashford Isyaratkan Tolak Ide Datangkan Mauricio Pochettino ke Mancester United

Bola.com Diupdate 01.20, 22/11/2019 • Dipublikasikan 01.20, 22/11/2019 • Hesti Puji Lestari
Pemain Muda Fenomenal FIFA 20
5. Marcus Rashford (Manchester United) - Kepiawaian mengolah si kulit bundar dan mampu berduel di udara membuat pemain muda asal Inggris ini menjadi penyerang andalan Setan Merah besutan pelatih Ole Gunnar Solskjaer. OVR 83 - 88. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Manchester - Pemain Manchester United, Marcus Rashford, isyaratkan menolak ide mendatangkan Mauricio Pochettino ke Manchester United. Rashford disebut masih percaya dengan misi yang dibawa sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Mauricio Pochettino resmi hengkang dari kursi kepelatihan Tottenham Hotspur pada Selasa (20/11/2019). Itu artinya, Pochettino kini menjadi pelatih bebas.

Pria asal Argentina itu kemudian dikait-kaitkan dengan sejumlah klub baru. Real Madrid dan Manchester United disebut menjadi klub paling potensial sebagai pelabuhan baru Pochettino.

Di bawah Ole Gunnar Solskjaer, MU tampil tidak meyakinkan. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu mengalami fase terendahnya sejak satu dekade terakhir.

Solskjaer dianggap tidak mampu memaksimalkan skuat mudanya dengan baik. Dengan bebasnya Pochettino, sejumlah penggemar memprediksi mantan pelatih Spurs tersebut bisa jadi pilihan yang tepat untuk Manchester United.

Namun, Marcus Rashford punya pandangan berbeda. Penyerang asal Inggris itu mengisyaratkan tolak kedatangan Pochettino.

Menurut Rashford, Solskjaer adalah pelatih yang paling sesuai dengan kondisi Manchester United. "Ole adalah pria yang hebat dan dia memiliki misi yang bagus untuk klub. Menurut saya, tidak ada orang yang lebih berdedikasi dari Ole," kata Rashford melansir The Sun, Jumat (22/11/2019).

"Saya akan menandatangani kontrak baru saya dengan MU. Tapi saya harap, begitu juga dengan Ole. Saya tahu, dia adalah pria yang sangat peduli terhadap klub yang pemainnya," tambah Marcus Rashford.

 

Torehan Pochettino di Tottenham

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menangis setelah memastikan tim asuhannya ke final Liga Champions 2018-2019 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam (9/5/2019). (AP Photo/Martin Meissner)

Selama lima tahun menangani tim asal London Utara tersebut, Pochettino belum pernah sekali pun menyumbang gelar. Meski demikian, ia bisa membawa Spurs finis tiga besar Premier League tiga musim berturut-turut.

Pochettino juga berhasil menggantarkan Tottenham Hotspur menembus final Liga Champions 2018-2019. Namun catatan tersebut belum bisa dibilang fantastis.

Trofi menjadi salah satu indikasi paling masuk akal atas kesuksesan seorang manager. Sayangnya, Mauricio Pochettino belum pernah memenangkan satu pun.

Sumber: The Sun

Artikel Asli