Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Kompas.com Dipublikasikan 01.12, 14/08 • Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Ilustrasi jenazah.

KUPANG, KOMPAS.com - JCT, warga Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), tega membunuh istrinya, AYT, Kamis (13/8/2020).

Pria yang berprofesi sebagai petani itu menghabisi nyawa istrinya menggunakan sebilah parang karena emosi dimarahi oleh korban.

"Kasus suami bunuh istri itu terjadi tadi malam," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Hendricka Bahtera saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Anaknya Ngotot Gugat Warisan, Ibu Ningsih: Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Kasus pembunuhan itu bermula ketika JCT bersama istri dan ketiga anaknya menimba air dan mencuci pakaian di sumur dekat rumah mereka.

Setelah tiba di sumur, sang istri sempat menyuruh JCT pergi untuk membersihkan kebun.

Namun, JCT menolak sehingga membuat istrinya marah-marah.

Lantaran emosi, JCT yang saat itu sedang memegang sebilah parang, langsung membacok istrinya berulang kali hingga korban tewas di tempat.

"Usai membunuh istrinya, pelaku (JCT) lalu membuang parang dan melarikan diri," kata Bahtera.

Baca juga: Hanya dalam 11 Menit, Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Bank yang Dikumpulkan 8 Tahun Raib

 

Melihat ibunya dibunuh, tiga anak mereka lantas mengambil parang yang dibuang pelaku dan melaporkan kejadian itu ke tetangga dan kerabat mereka.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi terdekat.

Usai menerima laporan, polisi lalu bergerak mengejar JCT hingga akhirnya pelaku dibekuk tak jauh dari rumahnya.

"Pelaku saat ini kita sudah amankan di Mapolres TTS untuk proses hukum lebih lanjut," ucap Bahtera.

Penulis: Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho BereEditor: David Oliver Purba

Artikel Asli