Manfaat Makanan yang Sehat untuk Anak dan Tips Memberikannya

SehatQ Dipublikasikan 00.29, 14/08 • Annisa Trimirasti
Manfaat Makanan yang Sehat untuk Anak dan Tips Memberikannya
Jenis makanan sehat untuk anak perlu dikombinasikan agar nutrisinya seimbang

Kesibukan harian terkadang membuat kita lupa memperhatikan asupan makanan anak. Padahal pola makan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Mengetahui beragam jenis makanan sehat untuk anak saja mungkin belum cukup. Anda juga perlu menyiasatinya agar Si Kecil terbiasa mengonsumsinya.

Mengonsumsi makanan sehat sedari kecil dapat memberikan beragam manfaat, baik untuk masa kanak-kanak maupun buah hati ia dewasa kelak. Pasalnya, kebiasaan makan terbentuk sejak usia kanak-kanak dan akan terbawa hingga ia dewasa.

Beragam manfaat makanan yang sehat untuk anak

Anak yang mengonsumsi beragam makanan sehat bisa mendapatkan berbagai manfaat di bawah ini:

  • Memiliki kadar energi yang baik dan seimbang
  • Mempunyai berat badan sehat dan dalam rentang ideal
  • Lebih mampu mengendalikan suasana hatinya
  • Memiliki perkembangan kognitif dan otak yang lebih baik
  • Mempunyai risiko lebih rendah untuk menderita berbagai gangguan mental, seperti depresi, gangguan bipolar, ataupun ADHD
  • Memiliki risiko lebih rendah untuk menderita berbagai penyakit kronis, misalnya obesitas, penyakit jantung, hipertensi, serta diabetes

Anak-anak yang biasa mengonsumsi makanan sehat juga memiliki potensi bunuh diri yang jauh lebih rendah di masa dewasa, dibanding anak-anak yang mengonsumsi sajian tidak sehat.

Apa saja jenis makanan sehat untuk anak?

Ragam jenis makanan sehat untuk anak tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Dalam satu sajian makan, perlu terkandung berbagai nutrisi, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin juga mineral.

Nutri-nurtisi tersebut bisa didapatkan dari beragam jenis makanan sehat berikut:

  • Sumber protein dan lemak

Protein penting untuk pertumbuhan anak, termasuk dalam memproduksi antibodi. Kekurangan protein bisa menyebabkan anak rentan terkena penyakit.

Protein dapat diperoleh dari ikan, makanan laut, daging sapi, daging ayam, telur ayam, maupun kacang-kacangan. Sebagai saran, anak direkomendasikan untuk mengonsumsi 60 gram protein sebanyak 2-3 sajian per harinya.

Di sisi lain, lemak pun tergolong sebagai sumber energi penting bagi anak. Meski demikian, Anda sangat dianjurkan untuk memilih sajian yang rendah lemak.

Daging sapi tanpa lemak atau bagian dada ayam tanpa kulit termasuk contoh makanan rendah lemak yang menjadi makanan sehat untuk anak.

Anda juga bisa memberikan asupan lemak baik yang mengandung omega-3. Asam lemak ini bisa membantu pembentukan otak anak secara menyeluruh.

  • Buah dan sayur

Buah dan sayuran merupakan sumber serat, vitamin, maupun mineral yang penting untuk anak. Anak-anak disarankan untuk mengonsumsi beragam jenis buah maupun sayur agar gizinya lengkap sekaligus seimbang.

Meski demikian, sajian buah dan sayur sebaiknya tidak ditambahkan banyak gula ataupun garam, sehingga manfaatnya tetap optimal. Anak-anak bisa mengonsumsi 2-5 sajian buah dan sayur setiap hari.

Jenis makanan sehat ini bisa Anda berikan sebagai camilan di sela-sela jadwal makan Si Kecil, atau sebagai hidangan penutup sesudah ia selesai makan.

  • Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh dapat menjadi sumber energi dan karbohidrat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Misalnya, roti gandum dan oatmeal. Anda dapat menyajikan 6-11 sajian biji-bijian utuh per hari bagi buah hati.

Namun perlu diingat bahwa Anda perlu memilih varian biji-bijian yang rendah gula dan kaya serat. Dengan ini, pola makan anak pun lebih sehat.

Sebagai contoh, pilihlah jenis roti gandum daripada roti putih, dan nasi merah daripada nasi putih.

  • Produk susu

Susu dan produk olahannya (seperti keju dan yoghurt) termasuk jenis makanan sehat untuk anak yang bisa menjadi sumber energi, lemak, dan mineral. Anda bisa memberikan sajian ini sebanyak 2-3 kali setiap hari.

Tips memberi makanan sehat untuk anak

Untuk membiasakan anak mengonsumsi makanan sehat, orang tua dapat mencoba beberapa langkah di bawah ini:

  • Makan bersama

Buatlah jadwal makan bersama-sama sesering mungkin, sehingga waktu makan anak lebih teratur. Usahakan juga untuk menjadikan waktu makan ini sebagai saat yang menyenangkan supaya anak merasa nyaman.

  • Makan secara perlahan

Kondisi lapar dan kenyang dapat dinilai dengan lebih baik saat anak makan secara perlahan-lahan. Selain itu, biasakan untuk menunggu sekitar 15 menit setelah makan sebelum memutuskan menambah makanan.

  • Ajak anak saat berbelanja dan memasak

Cara ini dapat membantu Anda dalam mengajarkan anak untuk memilih dan mengolah makanan secara sehat. Anda pun bisa mengetahui jenis makanan apa yang disukai dan tidak disukai oleh buah hati.

  • Jangan makan sambil menonton televisi

Makan sambil melakukan kegiatan lain, seperti menonton televisi, akan membuat anak tidak fokus akan makanannya. Kondisi ini dapat memicu konsumsi makanan secara berlebih.

  • Sediakan camilan sehat

Usahakan untuk selalu menyediakan camilan yang sehat di rumah Anda, seperti buah atau granola. Cara ini dapat membantu anak agar terbiasa dengan sajian sehat.

Anda perlu menghindari menyimpan makanan tidak sehat di rumah. Contohnya, junk food atau makanan siap saji.

Jenis makanan sehat untuk anak merupakan makanan yang bernutrisi, yaitu terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan bergizi sejak dini dapat membantu Si Kecil tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Kebiasaan makan sehat ini pun bisa menjadi bekalnya di kemudian hari.

Artikel Asli