Manajer Sebut Turah Parthayana Tak Menyangkal Telah Lakukan Pelecehan

Kompas.com Dipublikasikan 09.47, 06/08/2020 • Ira Gita Natalia Sembiring
Turah Parthayana

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer YouTuber Turah Parthayana, Jehian Penangian Sijabat mengatakan, Turah tidak menyangkal dirinya telah melakukan pelecehan seksual.

"Pada November 2019, Turah Parthayana tidak menyangkal pengakuan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya," ujar Jehian seperti dikutip Kompas.com melalui akun Twitter-nya, Kamis (6/8/2020).

Turah Parthayana tiba-tiba menjadi perbincangan setelah sebuah utas yang menyebut dirinya melecehkan seorang wanita viral di media sosial.

Jehian kemudian mengunggah sebuah foto yang menampilkan surat yang dibuat beberapa hari setelah kejadian yang berisi pengakuan pelecehan yang melibatkan Turah, yang selanjutnya disebut TP dan JA (korban). 

Baca juga: YouTuber Turah Parthayana Jadi Trending Twitter Usai Disebut Lakukan Pelecehan Seksual

Surat itu menyatakan TP telah melakukan pelecehan terhadap JA.

Dalam unggahannya, Jehian kemudian menceritakan kronologi peristiwa tersebut.

Pada 23 November, TP bersama JA, dan seorang teman mereka berinisial D melakukan kegiatan menonton film horror bersama di asrama mereka.

JA mengaku telah mengalami pelecehan seksual oleh TP pada saat menonton. 

Baca juga: Cerita Sandiaga Uno Menjadi YouTuber

Saat itu, D sudah tertidur karena peristiwa itu terjadi tengah malam menjelang subuh.

Menurut pengakuan JA, TP melakukan tiga sentuhan seksual tanpa persetujuan JA.

Keesokan harinya, JA mengadukan kejadian itu kepada kekasihnya yang langsung menghubungi TP.

TP pun sempat berkelahi dengan kekasih JA hingga masalah ini ditengahi oleh Perhimpunan Mahasiswa Rusia (pemira) Tomsk Rusia. 

Baca juga: Atta Halilintar: Sebelum Jadi YouTuber Sering Banget Ditolak Perempuan

Jehian juga mengungkapkan penyesalannya terhadap korban atas kejadian ini serta mengetahui kasus yang menimpa artisnya baru-baru ini.

"Saya sebagai Manager dari TP merasa malu dan gagal mendidik talent saya, dan menyatakan penyesalan kepada pihak korban, terkhusus saudari JA. Saya merasa menyesal tidak mengetahui informasi ini lebih cepat," tulis Jehian.

Penulis: Ira Gita Natalia SembiringEditor: Andika Aditia

Artikel Asli