Manajer Juventus Maurizio Sarri Idap Pneumonia, Cek Gejalanya

Tempo.co Dipublikasikan 06.15, 20/08/2019 • Yayuk Widiyarti
Maurizio Sarri, dinyatakan positif pneumonia. Apa saja ciri-ciri dan gejala penyakit yang berkaitan dengan paru-paru ini?

TEMPO.CO, Jakarta - Manajer klub Serie A Juventus, Maurizio Sarri, dinyatakan positif pneumonia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak Juventus melalui keterangan pers.

“Maurizio Sarri telah beristirahat dan menjalani pemeriksaan selama akhir pekan. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa ia mengidap pneumonia dan akan segera melakukan terapi untuk kesembuhannya,” tulis keterangan pers yang dilansir dari situs Independent.co.uk pada 19 Agustus 2019.

Secara garis besar, pneumonia atau paru-paru basah merupakan pembengkakan saluran pernapasan akibat kantung udara kecil yang dipenuhi oleh cairan. Hal ini disebabkan oleh bakteri dan virus yang hinggap di dalam tubuh akibat gaya hidup yang kurang bersih.

Masih banyak masyarakat yang awam mengenai gejala pneumonia karena tahap awal penyakit tersebut menyerupai penyakit batuk pilek biasa sehingga seringkali diabaikan. Apa saja ciri-ciri dan gejala pneumonia?

Ilustrasi batuk. health24.com

#Batuk berdahak
Batuk berdahak merupakan gejala klasik dari pneumonia. Bakteri yang menyebabkan infeksi akan membentuk dahak berwarna hijau atau kuning. Apabila warnanya berubah kemerahan atau menyerupai darah, itu merupakan invasi jaringan paru-paru oleh patogen.

#Sesak napas
Seperti yang diketahui, pneumonia adalah penyakit infeksi pada bagian paru-paru. Patogen yang menyebabkan penyakit ini akan menyerang kantung udara atau alveoli yang merupakan struktur fungsional paru-paru. Oleh sebab itu, pernapasan penderita akan terganggu.

ilustrasi sesak napas. shutterstock.com

#Linglung
Sesak napas yang dialami dapat menyebabkan otak kekurangan oksigen dan zat-zat penting lain dalam tubuh. Hal ini yang kemudian menyebabkan keadaan delirium atau linglung dan berpikir tidak jelas. Umumnya, ini akan terjadi pada orang tua.

#Perubahan warna pada bibir dan kuku
Bakteri yang menyebabkan pneumonia akan membuat penderitanya kekurangan oksigen dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan menyebabkan perubahan warna pada bibir dan kuku. Bibir akan berubah warna menjadi pucat hingga kebiruan sedangkan kuku akan berubah warna menjadi putih pucat (leukonikia).

#Demam
Secara khusus dialami anak-anak, demam biasanya akan tinggi atau lebih dari 37,7 derajat celcius, disertai dengan menggigil. Namun pada orang dewasa, demam yang dirasakan hanya merupakan demam ringan.

Artikel Asli